Penanganan Covid-19 di Semarang Banyak Dipuji, Hendi Ingatkan Pandemi Belum Usai

Kamis, 02 September 2021 - 21:27 WIB
loading...
Penanganan Covid-19...
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi ditemui saat menyambangi masyarakat di wilayah Peterongan, Kota Semarang, Kamis (2/9/2021).
A A A
KOTA SEMARANG - Upaya penanganan Covid-19 yang dilakukan di Kota Semarang mendapatkan pujian dari berbagai pihak. Daerah lain bahkan didorong untuk bisa belajar dari Kota Semarang dalam menghadapi pandemi.

Hal itu disampaikan oleh Reisa Broto Asmoro, juru bicara pemerintah untuk penanganan Covid-19, dalam konferensi pers harian PPKM yang digelar di Jakarta beberapa waktu lalu.

Wanita yang juga merupakan duta adaptasi tersebut mengapresiasi Kota Semarang yang mampu mengendalikan laju Covid-19 dengan meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Bahkan disebutkan bahwa upaya yang dilakukan di Kota Semarang telah mampu membuat 9 dari 10 orang memahami pentingnya menjauhi kerumunan.

Data tersebut sejalan dengan hasil pantauan kepatuhan yang dilakukan oleh Pemerintah Pusat terkait perilaku masyarakat pada masa PPKM. Reisa menyebutkan bahwa kepatuhan masyarakat Kota Semarang dalam memakai masker tergolong cukup tinggi, yaitu berada pada angka 97 persen. Adapun dalam tingkat kepatuhan dalam menjaga jarak sendiri berada di angka 86 persen.
Penanganan Covid-19 di Semarang Banyak Dipuji, Hendi Ingatkan Pandemi Belum Usai

Data lain juga diungkapkan oleh Reisa, antara lain dari Google Community Report yang menunjukkan bahwa Kota Semarang juga sukses dalam menerapkan atura Work From Home. Pasalnya dalam laporan komunitas google, hanya ada 20 persen warga Kota Semarang yang bepergian dari rumah ke kantor untuk bekerja.

Menanggapi hal tersebut, Wali kota Semarang Hendrar Prihadi pun mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Kota Semarang yang telah bergerak bersama dalam upaya menurunkan kasus Covid-19.

"Saya rasa memang kepatuhan masyarakat ini salah satu kunci penting, sehingga saya tentu saja bersyukur dan berterima kasih kepada seluruh warga Kota Semarang yang telah kompak dalam menghadapi situasi saat ini," tutur wali kota yang akrab disapa Hendi ini.

Namun di sisi lain, Hendi menekankan bahwa pandemi belum usai, sehingga pekerjaan rumah Kota Semarang dalam penanganan Covid-19 masih banyak. Salah satunya terkait vaksinasi yang pada saat ini terus diupayakan. "Tapi yang perlu diingat, bahwa prosesnya untuk kita bisa lepas dari pandemi masih panjang. Maka jangan karena sudah mulai dibuka aktivitasnya, karena ini, karena itu, lalu jadi euforia," ujarnya.

Menurutnya kita harus belajar dari pengalaman bahwa tercatat ada dua momen peningkatan Covid-19 yang pernah terjadi di Kota Semarang. Saat itu angka kasus sudah sangat kecil lalu melonjak karena berbagai faktor. "Maka kepatuhan ini harus kita jaga sembari vaksinasi terus dikejar agar dapat mencapai target herd immunity," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Abdul Hakam menyatakan jajarannya terus berupaya untuk memaksimalkan stok vaksinasi yang dimiliki untuk mengejar herd immunity. Dia mengungkapkan sesuai arahan Hendi selaku Wali Kota Semarang, selain tracing dan testing, vaksinasi juga menjadi fokus terbesarnya saat ini.

"Percepatan vaksinasi terus kita upayakan untuk dapat mencapai herd immunity bagi seluruh warga Kota Semarang. Dan kita terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi dan juga Kementerian Kesehatan untuk dapat memenuhi ketersediaan vaksin di Kota Semarang," tuturnya. CM
(ars)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Percepat Penanganan...
Percepat Penanganan Kemiskinan Ekstrem, Ganjar Koordinasi dengan 17 Bupati
Kasus Covid-19 di Aceh...
Kasus Covid-19 di Aceh Nihil, BIN Tetap Akselerasi Vaksinasi di 20 Wilayah
Gencarkan Vaksinasi...
Gencarkan Vaksinasi Jelang Lebaran, Sehari Binda Aceh Vaksin 8.444 Orang
Permudah Pelayanan,...
Permudah Pelayanan, Binda Papua Gelar Vaksinasi Usai Sholat Tarawih di Masjid
Binda Gorontalo Gencarkan...
Binda Gorontalo Gencarkan Vaksinasi Dosis Satu hingga Booster
Ramadhan, Binda Aceh...
Ramadhan, Binda Aceh Gelar Vaksinasi Malam Hari di 12 Titik
Berkat Konsep Bergerak...
Berkat Konsep Bergerak Bersama, Kota Semarang dalam Sepekan Raih 6 Penghargaan dan 1 Nominasi TPID Terbaik Nasional
Berhadiah Minyak Goreng,...
Berhadiah Minyak Goreng, Warga Muaro Jambi Antusias Ikuti Vaksinasi Booster
Menkes Ungkap Rumus...
Menkes Ungkap Rumus Terbentuknya Herd Immunity di Suatu Negara
Rekomendasi
Ditanya Gugatan Hak...
Ditanya Gugatan Hak Asuh Anak Usai Umrah, Ruben Onsu: Biar Pengacara yang Bicara
Kenapa CEO Honda Toshihiro...
Kenapa CEO Honda Toshihiro Mibe Minta Maaf ke Pemegang Saham?
ITPLN Buka Peluang Ikatan...
ITPLN Buka Peluang Ikatan Kerja Bagi Mahasiswa Lewat Kolaborasi dengan APITU
Berita Terkini
Penampakan Taufik Hidayat...
Penampakan Taufik Hidayat Jelang Rekonstruksi Kasus Penyekapan dan Penganiayaan YTR di Bandung
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan...
Rekonstruksi Kasus Penganiayaan Sadis Taufik Hidayat di Polda Jabar Digelar Tertutup
Pekebun Sawit di Bengkulu...
Pekebun Sawit di Bengkulu Selatan Dilatih Budidaya dan Pemetaan Modern
Suasana Jelang Sidang...
Suasana Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa, TNI-Polri dan Rantis Brimob Bersiaga di PN Jaktim
Polda Metro Jaya: Korban...
Polda Metro Jaya: Korban Penipuan Hanania Travel Capai 1.430 Orang
PN Jaktim Tutup Area...
PN Jaktim Tutup Area Parkir Jelang Sidang Perdana Dokter Tifa Besok
Infografis
Daftar 19 Pemain Timnas...
Daftar 19 Pemain Timnas Futsal Indonesia di 4Nations World Series
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved