Jadi Miliarder Dadakan karena Dapat Ganti Untung Proyek Jalan Tol, Warga Sleman Justru Tak Bahagia
Rabu, 01 September 2021 - 15:42 WIB
loading...
A
A
A
Fitri bercerita, dampak nyata psikis terjadi pada neneknya yang keberatan untuk pindah. Tidak mau menjual rumah. Karena menganggap rumah dan tanah adalah tumpah darah kelahiran. Sehingga jatuh sakit. Namun sekuat apapun berusaha mempertahankan, negara membutuhkan untuk dibangun fasilitas jalan. Tetap idak bisa berbuat banyak kecuali mencoba merelakan.
“Saya awalnya bingung harus pindah dan tinggal ke mana. Sebab, ketika membangun rumah di lingkungan baru maka membutuhkan adaptasi baru dengan tetangga,” jelasnya.
Baca juga: 176 Mobil Mewah Hiasi Rumah-rumah di Desa Miliarder, Warga Juga Investasi Reksadana
Fitri dan keluarganya telah mendapat uang ganti rugi proyek tol Yogyakarta - Bawen pada 19 Agustus lalu sekira Rp 2.5 miliar.
Uang tersebut atas ganti rugi sebidang tanah dan bangunan seluas 380 meter dengan nominal Rp 1.985.000.000 dan kebun pisang seluas 210 meter dihargai Rp 251 juta. Dari uang tersebut, Fitri sudah membelanjakan untuk membeli tanah seluas 600 meter. Kemudian membangun kembali rumah di Pundong V, masih di Kalurahan Tirtoadi.
“Saya awalnya bingung harus pindah dan tinggal ke mana. Sebab, ketika membangun rumah di lingkungan baru maka membutuhkan adaptasi baru dengan tetangga,” jelasnya.
Baca juga: 176 Mobil Mewah Hiasi Rumah-rumah di Desa Miliarder, Warga Juga Investasi Reksadana
Fitri dan keluarganya telah mendapat uang ganti rugi proyek tol Yogyakarta - Bawen pada 19 Agustus lalu sekira Rp 2.5 miliar.
Uang tersebut atas ganti rugi sebidang tanah dan bangunan seluas 380 meter dengan nominal Rp 1.985.000.000 dan kebun pisang seluas 210 meter dihargai Rp 251 juta. Dari uang tersebut, Fitri sudah membelanjakan untuk membeli tanah seluas 600 meter. Kemudian membangun kembali rumah di Pundong V, masih di Kalurahan Tirtoadi.
Lihat Juga :