Pembelajaran Tatap Muka Diuji Coba di PPKM Level 2-3, Bagaimana Siswa yang Belum Vaksin?
Sabtu, 28 Agustus 2021 - 00:00 WIB
loading...
Pembelajaran tatap muka di diujicoba di PPKM Level 2 dan 3.Foto/ilustrasi
A
A
A
SURABAYA - Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Timur (Jatim) memastikan tidak akan menghalangi sekolah di wilayah PPKM level 2 dan 3 untuk menggelar Pembelajaran Tatap Muka ( PTM ). Bahkan, terkait siswa yang mengikuti PTM wajib sudah vaksin maupun yang belum, akan diserahkan ke pihak sekolah.
“Pemprov tidak menghalangi, tapi Satgas harus penuh kehati-hatian apakah pelajar yang sudah vaksin dulu yang diajak masuk kelas atau nanti akan digelar vaksinasi di sekolah-sekolah, ini kita ingin lihat inovasi dari masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.
Emil menandaskan, pihaknya akan memaksimalkan vaksinasi pelajar sebagai salah satu proteksi. Kapasitas vaksinasi di Jatim sendiri saat ini sudah mencapai 200.000 per hari secara umum.
Baca juga: Ditemukan Tewas Tergantung, Dibalik Daster Wanita Blitar Ditemukan Surat Wasiat
Pihaknya mempersilahkan pemda setempat untuk memulai PTM seusai rujukan PPKM Level 2 dan 3, termasuk soal vaksinasi pelajar yang harus terus dipacu. "Tentunya vaksniasi berbasis sekolah akan jadi salah satu potensi untuk didorong dalam rangka percepatan dan recovery kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
“Pemprov tidak menghalangi, tapi Satgas harus penuh kehati-hatian apakah pelajar yang sudah vaksin dulu yang diajak masuk kelas atau nanti akan digelar vaksinasi di sekolah-sekolah, ini kita ingin lihat inovasi dari masing-masing kabupaten/kota,” ujarnya.
Emil menandaskan, pihaknya akan memaksimalkan vaksinasi pelajar sebagai salah satu proteksi. Kapasitas vaksinasi di Jatim sendiri saat ini sudah mencapai 200.000 per hari secara umum.
Baca juga: Ditemukan Tewas Tergantung, Dibalik Daster Wanita Blitar Ditemukan Surat Wasiat
Pihaknya mempersilahkan pemda setempat untuk memulai PTM seusai rujukan PPKM Level 2 dan 3, termasuk soal vaksinasi pelajar yang harus terus dipacu. "Tentunya vaksniasi berbasis sekolah akan jadi salah satu potensi untuk didorong dalam rangka percepatan dan recovery kegiatan belajar mengajar,” ujarnya.
Lihat Juga :