Pemukiman Mereka Masuk Hutan Lindung, Warga Mamuju Tuntut Segera Dibebaskan

Jum'at, 27 Agustus 2021 - 07:04 WIB
loading...
Pemukiman Mereka Masuk...
Tampak kawasan pemukiman warga yang diklaim masuk dalam kawasan hutan lindung, ironisnya mereka telah tinggal di kawasan itu selama puluhan tahun. Foto: Dok/SINDONews
A A A
MAMUJU - Puluhan warga Mamuju , Sulawesi Barat ( Sulbar ) bersama kader HMI Cabang Mamuju mendesak agar pemerintah dan DPRD setempat membebaskan pemukiman mereka dari kawasan hutan lindung , mengingat Kawasan itu sudah dihuni puluhan tahun.

Desakan tersebut disampaikan dalam dengar pendapat bersama anggota DPRD Provinsi Sulbar . Rapat dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Sitti Suraidah Suhardi dan dihadiri oleh puluhan warga, kader HMI Cabang Mamuju serta perwakilan dinas kehutanan provinsi.

Baca juga: Banjir Bandang Terjang Polewali Mandar, Sejumlah Rumah Warga Rusak

Dalam rapat ini, Ketua HMI Cabang Mamuju, Sopliadi meminta agar seluruh pemukiman dan lahan pertanian warga Mamuju yang masuk kawasan hutan lindung segera dibebaskan dari Kawasan tersebut.

Sopliadi menyayangkan adanya lahan warga yang diklaim masuk kawasan hutan lindung, lantaran sebelumnya Presiden Jokowi telah mencanangkan program pemanfatan tanah objek reforma agraria atau tora.

“Kami mendesak pihak DPRD Sulbar untuk segera melayangkan surat ke Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan Presiden Joko Widodo agar turun tangan menyelesaikan persoalan yang kini, apalagi warga resah,” kata Sopliadi.

Baca juga: Warga Mamuju Mendadak Resah, Ternyata Lahan yang Dihuni Puluhan Tahun Masuk Kawasan Hutan Lindung

Menanggapi tuntutan warga dan mahasiswa pihak dinas kehutanan mengatakan bahwa wilayahyang dimaksud mahasiswa tersebut telah diusulkan dalam program tora ke pemerintan pusat namun sampai saat ini masih berproses di kementerian kehutanan dan tinggal menunggu turunnya SK.

Ketua DPRD Provinsi Sulbar, Sitti SuraidahSuhardi, berjanji akan mengawal masalah tersebut. “Termasuk mendukung langka dinas kehutanan yang telah mengusulkan agar lahan warga yang masuk dalam kawasan hutan lindung segera dibebaskan,” katanya.

Baca juga: 6 Truk Kecelakaan Beruntun, Dua Pengemudi Tewas Seketika di TKP

Mahasiwa berharap, lahan yang telah digarap dan ditinggali warga selama puluhan tahun serta telah memiliki bukti kepemilikan berupa sertifikat tersebut, segera dibebaskan dari kawasan agar tidak menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Pemprov Jambi dan APHI...
Pemprov Jambi dan APHI Kolaborasi Pencegahan Karhutla-Pengembangan Multiusaha Kehutanan
Kolaborasi Multipihak...
Kolaborasi Multipihak Kunci Percepatan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di Kalbar
Ibu Melahirkan di Jalan...
Ibu Melahirkan di Jalan Rusak Mamuju Sulbar, Nihayatul DPR Soroti Ketimpangan Akses Kesehatan
Tingkatkan Produktifitas,...
Tingkatkan Produktifitas, APHI Dorong Pengembangan MUK Berbasis Lanskap di Babel
APHI dan Fakultas Pertanian...
APHI dan Fakultas Pertanian Unila Kolaborasi Pengembangan Multiusaha Kehutanan
APHI dan New Forests...
APHI dan New Forests Dukung Investasi Pengelolaan Hutan Berkelanjutan
Indonesia-AS Perkuat...
Indonesia-AS Perkuat Kerja Sama Produk Kehutanan Berbasis Keberlanjutan
Indonesia dan Republik...
Indonesia dan Republik Kongo Perkuat Kerja Sama Kehutanan Berkelanjutan
Rekomendasi
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
OveerPOS Dorong Efisiensi...
OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
Berita Terkini
Haul Akbar Ulama Betawi...
Haul Akbar Ulama Betawi Digelar di Monas Besok, Catat Rekayasa Lalu Lintas dan Rute Alternatifnya
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 27 Petugas Luka Ringan Kena Lemparan Batu
Polda Metro Jaya Terjunkan...
Polda Metro Jaya Terjunkan 4.131 Personel Kawal Demo di Jakarta Hari Ini
Pusat Studi Kepolisian...
Pusat Studi Kepolisian ULM Inisiasi Deklarasi Bersama Anti-ODOL di Kalsel
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, 69 Orang Diamankan Polisi
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved