Kolaborasi Multipihak Kunci Percepatan Indonesia's FOLU Net Sink 2030 di Kalbar

Selasa, 31 Maret 2026 - 21:39 WIB
loading...
Kolaborasi Multipihak...
Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan memberikan sambutan dalam webinar nasional tentang Indonesia’s FOLU Net Sink 2030, Selasa (31/3/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
PONTIANAK - Dewan Kehutanan Nasional (DKN) menyelenggarakan webinar nasional bertajuk Kebijakan Kepemimpinan melalui Kolaborasi Multipihak terkait Ekonomi Hijau Berkelanjutan dalam Pencapaian Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 (Studi Kasus Provinsi Kalimantan Barat), Selasa (31/3/2026). Kegiatan yang digelar secara hybrid ini menghadirkan berbagai pemangku kepentingan untuk membahas penguatan kolaborasi dalam pengelolaan hutan berkelanjutan untuk mendukung pencapaian target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030.

Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan mengatakan, Kalbar memiliki kawasan hutan seluas 8,4 juta hectare (57%) dari total wilayah, dengan 59% desa berada di dalam dan sekitar kawasan hutan. Kondisi tersebut menjadikan kelestarian hutan sebagai fondasi pembangunan daerah sekaligus kontribusi terhadap stabilitas iklim global. Baca juga: Atas Arahan Prabowo, Menhut Raja Juli Cabut 22 Izin PBPH Seluas 1 Juta Hektare

“Pemprov Kalimantan Barat menegaskan komitmen kuat dalam mendorong kepemimpinan kolaboratif untuk ekonomi hijau berkelanjutan, guna mendukung percepatan target Indonesia’s FOLU Net Sink 2030,” kata Ria Norsan dalam sambutannya.

Ia menjelaskan arah kebijakan tersebut selaras dengan misi pembangunan daerah yang menekankan peningkatan kualitas lingkungan hidup melalui paradigma ekonomi hijau. Menurutnya, transformasi ini diharapkan mampu mendorong sektor kehutanan dan penggunaan lahan menyerap emisi karbon lebih besar dibandingkan yang dihasilkan, sekaligus membuka peluang investasi rendah karbon dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Diperlukan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat dalam membangun ekosistem kepemimpinan yang inklusif untuk memastikan pengelolaan hutan berkelanjutan,” ujarnya.

Sekjen Pengelolaan Hutan Lestari Kementerian Kehutanan , Erwan Sudaryanto menjelaskan, kebijakan nasional Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 membuka peluang penguatan peran sektor kehutanan melalui berbagai aksi mitigasi. Implementasi FOLU mencakup upaya pencegahan deforestasi, pembangunan hutan tanaman, peningkatan cadangan karbon, hingga restorasi gambut dan pengelolaan mangrove.

“Kebijakan Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 memberikan ruang bagi optimalisasi pengelolaan hutan melalui pendekatan terintegrasi, termasuk pemanfaatan peluang pasar karbon dan hilirisasi sektor kehutanan,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gubernur Mathius Dukung...
Gubernur Mathius Dukung Roadmap Pengelolaan Kehutanan Berkelanjutan di Papua
Kemenhut Bongkar Perdagangan...
Kemenhut Bongkar Perdagangan 100 Satwa Dilindungi dari Papua, 2 Oknum Aparat Ditangkap
Dari Dunia Usaha ke...
Dari Dunia Usaha ke Politik, Jejak Pengabdian Yulius Aho untuk Kalbar
Kasus Penyelundupan...
Kasus Penyelundupan 796 Kg Sisik Trenggiling, WN Vietnam Diserahkan ke Kejari Cilegon
Jaga Kelestarian Hutan...
Jaga Kelestarian Hutan dan Sumber Air, Rehabilitasi DAS di Lore Selatan Digencarkan
Kronologi Helikopter...
Kronologi Helikopter Jatuh di Sekadau Kalbar, Sempat Kirim Sinyal Darurat
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Kemenhut Bangun Perekonomian...
Kemenhut Bangun Perekonomian Kehutanan Inklusif, Berkelanjutan, dan Kompetitif
Kemenhut-YKAN Perkuat...
Kemenhut-YKAN Perkuat Transformasi Pengelolaan Hutan Berbasis Sains dan Data
Rekomendasi
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Pesawat Jatuh di Prancis,...
Pesawat Jatuh di Prancis, 11 Orang Tewas
Inggris Sekarang Tanpa...
Inggris Sekarang Tanpa Kapal Selam Serang Nuklir Aktif, Jadi Tak Berdaya Melawan Rusia
Berita Terkini
BMKG: Waspada Gelombang...
BMKG: Waspada Gelombang Tinggi 4 Meter hingga 2 Juli 2026
NTB Krisis Air Bersih...
NTB Krisis Air Bersih Akibat Kemarau, 1.129 KK Terdampak
Unpad, UB, dan UT Bantu...
Unpad, UB, dan UT Bantu Pelaku UMK Terdampak Bencana di Sumut lewat Program PMKI 2026
Lubang Proyek di Tebet...
Lubang Proyek di Tebet Makan Korban, Bocah 4 Tahun Meninggal
Soroti Kematian Dokter...
Soroti Kematian Dokter Icha, DPR Minta Kemenkes dan Polisi Usut Tuntas
Sidang Perdana Praperadilan...
Sidang Perdana Praperadilan Roy Suryo di PN Jaksel Digelar Hari Ini
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved