Ngaku Dianiaya Warga Desa Sukalaksana, Jenderal Bintang Dua Lapor ke Polda Jabar
Senin, 23 Agustus 2021 - 22:51 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Suntuk Diterjang Pandemi COVID-19, Warga Palembang Pilih Memancing Ikan
Aksi pemukulan oleh warga terhenti ketika aparatur Desa Sukalaksana, mendatangi lokasi kejadian dan menjauhkan YIS dari amukan warga. Pihak Pemerintah Desa Sukalaksana pun sempat menawari YIS untuk diobati, namun YIS menolaknya. Saat itu, YIS sempat mengakui kesalahannya dan berjanji akan datang lagi ke kantor desa untuk menyampaikan permohonan maaf.
Akan tetapi, lanjut surat tersebut, YIS justru membuat laporan ke Polda Jabar. Tindakan YIS tersebut dinilai merugikan dan meresahkan warga. Terlebih, YIS telah merusak fasilitas yang dibangun oleh warga.
"Tanpa konfirmasi apapun, pada malam harinya, oknum TNI tersebut dengan dikawal oleh polisi dari Polsek Ibun Bandung, ternyata pulang dan justru membuat pengaduan penganiayaan ke Polda Jabar," terang surat itu.
Baca juga: COVID-19 Masih Ganas, Sesepuh di Gunungkidul Gelar Pertunjukkan Wayang Kulit
Dalam surat itu juga disebutkan, Kepala Desa Sukalaksana mewakili warganya mengharapkan bantuan dari pihak-pihak terkait untuk menilai situasi dan kondisi yang dihadapi warganya dengan lebih jernih, adil, dan bijaksana.
"Jangan sampai terjadi ketimpangan peradilan hanya karena pandangan sepihak serta arogansi orang-orang yang hanya memanfaatkan status, pangkat, serta jabatan untuk kepentingan pribadi dan menekan orang lain, terutama masyarakat kecil," tutup surat tersebut.
Aksi pemukulan oleh warga terhenti ketika aparatur Desa Sukalaksana, mendatangi lokasi kejadian dan menjauhkan YIS dari amukan warga. Pihak Pemerintah Desa Sukalaksana pun sempat menawari YIS untuk diobati, namun YIS menolaknya. Saat itu, YIS sempat mengakui kesalahannya dan berjanji akan datang lagi ke kantor desa untuk menyampaikan permohonan maaf.
Akan tetapi, lanjut surat tersebut, YIS justru membuat laporan ke Polda Jabar. Tindakan YIS tersebut dinilai merugikan dan meresahkan warga. Terlebih, YIS telah merusak fasilitas yang dibangun oleh warga.
"Tanpa konfirmasi apapun, pada malam harinya, oknum TNI tersebut dengan dikawal oleh polisi dari Polsek Ibun Bandung, ternyata pulang dan justru membuat pengaduan penganiayaan ke Polda Jabar," terang surat itu.
Baca juga: COVID-19 Masih Ganas, Sesepuh di Gunungkidul Gelar Pertunjukkan Wayang Kulit
Dalam surat itu juga disebutkan, Kepala Desa Sukalaksana mewakili warganya mengharapkan bantuan dari pihak-pihak terkait untuk menilai situasi dan kondisi yang dihadapi warganya dengan lebih jernih, adil, dan bijaksana.
"Jangan sampai terjadi ketimpangan peradilan hanya karena pandangan sepihak serta arogansi orang-orang yang hanya memanfaatkan status, pangkat, serta jabatan untuk kepentingan pribadi dan menekan orang lain, terutama masyarakat kecil," tutup surat tersebut.
(eyt)
Lihat Juga :