Ngaku Dianiaya Warga Desa Sukalaksana, Jenderal Bintang Dua Lapor ke Polda Jabar
Senin, 23 Agustus 2021 - 22:51 WIB
loading...
Polda Jabar menangani pengaduan pria berinisial YIS atas dugaan penganiayaan yang dialaminya. Foto/Ilustrasi
A
A
A
GARUT - Pria berinisial YIS melapor ke Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat (Jabar), karena mengaku telah menjadi korban penganiayaan oleh warga Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut.
Baca juga: Razia Prokes Ricuh, Dandim Buleleng Diserang Hingga Kena Pukul
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago mengakui tim penyidik Polda Jabar, tengah menangani kasus dugaan penganiayaan tersebut, dan kini tengah didalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Artinya, akan memproses dahulu laporannya, diselidiki, yang bersangkutan sudah laporan, sudah diterima kemarin sore tentang penganiayaan. Nanti akan diperiksa beberapa saksi yang ada pada saat kejadian," kata Erdi, Senin (23/8/2021).
Baca juga: COVID-19 Melonjak Objek Wisata Ditutup, Warga Nekad Memancing di Danau Toba
Namun, di balik pengaduan tersebut, beredar surat Pemerintah Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, yang memprotes pengaduan yang dilakukan YIS. Dalam surat disebutkan bahwa YIS yang mengaku jenderal bintang dua itu justru telah merugikan warga desa wisata tersebut.
Baca juga: Razia Prokes Ricuh, Dandim Buleleng Diserang Hingga Kena Pukul
Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Erdi A. Chaniago mengakui tim penyidik Polda Jabar, tengah menangani kasus dugaan penganiayaan tersebut, dan kini tengah didalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi.
"Artinya, akan memproses dahulu laporannya, diselidiki, yang bersangkutan sudah laporan, sudah diterima kemarin sore tentang penganiayaan. Nanti akan diperiksa beberapa saksi yang ada pada saat kejadian," kata Erdi, Senin (23/8/2021).
Baca juga: COVID-19 Melonjak Objek Wisata Ditutup, Warga Nekad Memancing di Danau Toba
Namun, di balik pengaduan tersebut, beredar surat Pemerintah Desa Sukalaksana, Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, yang memprotes pengaduan yang dilakukan YIS. Dalam surat disebutkan bahwa YIS yang mengaku jenderal bintang dua itu justru telah merugikan warga desa wisata tersebut.
Lihat Juga :