Teroris Ubah Pola Gerakan Galang Dana Akibat Pandemi COVID-19, Kotak Amal Jadi Bukti
Selasa, 17 Agustus 2021 - 18:16 WIB
loading...
A
A
A
"Ada ratusan kotak amal yang ditebar, dan setiap bulan ada petugas yang mengambil isinya. Setiap kali mengambil isi kotak amal tersebut, petugas tersebut selalu memberikan kuitansi, dan tabloid rohani kepada pemilik-pemilik toko yang ditempati kotak amal," tuturnya.
Namun sebulan terakhir, kotak amal yang ditaur di toko-toko tersebut, disebut Hariono telah diganti oleh lembaga zakat lain. "Nama lembaganya ganti, tetapi petugas yang mengambil tetap sama. Tabloid yang diberikan juga berganti nama lembaga yang baru," tuturnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Hari Kemerdekaan, Ribuan Pejuang Timor Timur Beri Hormat Sang Merah Putih
Menurut pengamat terorisme dan ekstrimisme dari FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang, Yusli Effendi, pola gerakan penggalangan dana untuk gerakan terorisme , dengan memakai lembaga-lembaga zakat semacam ini adalah pola gerakan dari Jamaah Ansharut Daullah (JAD).
JAD menurutnya, memiliki pola gerakan penggalangan dana yang lebih terlembaga. Perekrutan anggota JAD juga jauh lebih longgar. Banyak orang yang dapat direkrut asal bersimpati dengan gerakan yang sedang dibangun.
Baca juga: 38 Anggota Paskibra di Langkat Terpapar COVID-19, Pengibaran Bendera Dilakukan Satpol PP
Namun sebulan terakhir, kotak amal yang ditaur di toko-toko tersebut, disebut Hariono telah diganti oleh lembaga zakat lain. "Nama lembaganya ganti, tetapi petugas yang mengambil tetap sama. Tabloid yang diberikan juga berganti nama lembaga yang baru," tuturnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Hari Kemerdekaan, Ribuan Pejuang Timor Timur Beri Hormat Sang Merah Putih
Menurut pengamat terorisme dan ekstrimisme dari FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang, Yusli Effendi, pola gerakan penggalangan dana untuk gerakan terorisme , dengan memakai lembaga-lembaga zakat semacam ini adalah pola gerakan dari Jamaah Ansharut Daullah (JAD).
JAD menurutnya, memiliki pola gerakan penggalangan dana yang lebih terlembaga. Perekrutan anggota JAD juga jauh lebih longgar. Banyak orang yang dapat direkrut asal bersimpati dengan gerakan yang sedang dibangun.
Baca juga: 38 Anggota Paskibra di Langkat Terpapar COVID-19, Pengibaran Bendera Dilakukan Satpol PP
Lihat Juga :