Kampus Unpar Bandung Diancam Bom Panci dan Plastik, Pelaku Ngaku Jamaah Ansharut Daulah
Jum'at, 15 November 2024 - 10:51 WIB
loading...
Kampus Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) di Kota Bandung, Jawa Barat diancam bom panci dan plastik oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD). Foto/SINDOnews/Agus Warsudi
A
A
A
BANDUNG - Kampus Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Jalan Ciumbuleuit, Kecamatan Cidadap, Kota Bandung diancam bom panci dan plastik oleh kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).
Ancaman yang mengaku dari JAD itu dengan mengirimkan secarik surat ke Unpar telah meletakkan bom panci dan plastik di beberapa sudut kampus.
Baca juga: Ilmuwan Ingatkan Ancaman Bom Merkuri Raksasa di Arktik
Dalam surat ancaman yang dikirim pada Kamis (14/11/2024) itu, JAD menyebutkan bom tersebut dipasang terkait pelaksanaan wisuda yang akan digelar pada 15 dan 17 November 2024. Pelaku meminta kegiatan wisuda dibatalkan.
Jika tetap dilaksanakan, maka bom yang diletakkan di Auditorium 1 dan 2, Ruang Pembelajaran Artnz-Gelse akan diledakkan. JAD meminta Unpar tidak melapor ke polisi dan melakukan penyisiran.
"Pahami dengan jelas: Jika kegiatan ini tetap dilanjutkan, kami tidak segan untuk bertindak. Ini adalah peringatan pertama dan terakhir Anda. bertindak bijak atau hadapi konsekuensinya," tulis JAD.
Ancaman yang mengaku dari JAD itu dengan mengirimkan secarik surat ke Unpar telah meletakkan bom panci dan plastik di beberapa sudut kampus.
Baca juga: Ilmuwan Ingatkan Ancaman Bom Merkuri Raksasa di Arktik
Dalam surat ancaman yang dikirim pada Kamis (14/11/2024) itu, JAD menyebutkan bom tersebut dipasang terkait pelaksanaan wisuda yang akan digelar pada 15 dan 17 November 2024. Pelaku meminta kegiatan wisuda dibatalkan.
Jika tetap dilaksanakan, maka bom yang diletakkan di Auditorium 1 dan 2, Ruang Pembelajaran Artnz-Gelse akan diledakkan. JAD meminta Unpar tidak melapor ke polisi dan melakukan penyisiran.
"Pahami dengan jelas: Jika kegiatan ini tetap dilanjutkan, kami tidak segan untuk bertindak. Ini adalah peringatan pertama dan terakhir Anda. bertindak bijak atau hadapi konsekuensinya," tulis JAD.
Lihat Juga :