Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay

Selasa, 07 Juli 2026 - 17:47 WIB
loading...
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Tanjung Priok melaksanakan pemusnahan Barang yang Dikuasai Negara (BDN) serta Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) atas barang impor longstay, Selasa (7/7/2026). Foto/Dok. SindoNews
A A A
JAKARTA - Bea Cukai Tanjung Priok menggelar pemusnahan Barang yang Dikuasai Negara (BDN) serta Barang yang Dinyatakan Tidak Dikuasai (BTD) atas barang impor longstay, Selasa (7/7/2026). Pemusnahan ini bentuk komitmen Bea Cukai dalam menyelesaikan barang impor sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan sekaligus menjadi langkah awal percepatan penyelesaian barang longstay di kawasan pabean.

Seremonial pemusnahan digelar di Waiting Bay Jakarta International Container Terminal (JICT) dan dilanjutkan dengan pemusnahan barang di PT Sinergi Prima Sejahtera, Kabupaten Tangerang. BDN yang dimusnahkan berupa 303 carton/package tanaman bunga potong dan 203 carton/package tanaman bunga pussy willow atas nama PT Buah Segar Utama. Baca juga: Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja dari Thailand

Sedangkan BTD berupa 4.350 bags bawang putih segar (fresh garlic) atas nama PT Rajawali Cakrawala. Seluruh komoditas tersebut telah dinyatakan tidak layak dimanfaatkan berdasarkan hasil pemeriksaan Balai Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan DKI Jakarta sehingga diselesaikan melalui mekanisme pemusnahan sesuai ketentuan yang berlaku.

Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok, Adhang Noegroho Adhi mengatakan, kegiatan ini memiliki arti penting sebagai tonggak awal penyelesaian barang impor longstay di KPU Bea dan Cukai Tipe A Tanjung Priok. "Ke depan, kami akan terus mendorong penyelesaian kontainer-kontainer longstay lainnya yang telah memenuhi ketentuan. Langkah ini tidak hanya memberikan kepastian hukum atas barang impor, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi ekosistem logistik nasional," katanya.

Barang yang dimusnahkan telah berada di kawasan pabean dalam jangka waktu yang cukup lama, yaitu sejak Januari 2021 untuk BDN dan sejak Agustus 2025 untuk BTD. Penyelesaiannya diharapkan mampu mengurangi kepadatan di Tempat Penimbunan Sementara (TPS), mengoptimalkan pemanfaatan peti kemas milik perusahaan pelayaran, serta mendukung kelancaran arus logistik nasional. Baca juga: HUT Ke-27, JICT Perkuat Peran Global dan Akselerasi Transformasi Green Port

Melalui sinergi dengan Balai Karantina, pengelola TPS, perusahaan pelayaran, dan para pemangku kepentingan lainnya, Bea Cukai Tanjung Priok berkomitmen untuk terus melaksanakan penyelesaian barang impor secara transparan, akuntabel, dan profesional guna mendukung pengelolaan kawasan pabean yang lebih tertib dan efisien.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bea Cukai Kediri Gagalkan...
Bea Cukai Kediri Gagalkan Peredaran Rokok Ilegal Senilai Rp4,7 Miliar selama Juni 2026
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Bea Cukai dan Polri...
Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 7,9 Kg Sabu dan 5 Ribu Ekstasi di Bengkalis
Bea Cukai-Polri Bongkar...
Bea Cukai-Polri Bongkar Penyelundupan 3.336 Gram Narkotika di Bandara Soekarno-Hatta
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
BNN dan Bea Cukai Gagalkan...
BNN dan Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Kuncup Bunga Kanabis Asal Thailand
Cegah Penyelundupan,...
Cegah Penyelundupan, Barantin dan Bea Cukai Siapkan Pengawasan Bersama
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Bos Blueray John Field...
Bos Blueray John Field Yakin Uang Suap Tersalurkan ke Dirjen Bea Cukai, Uangnya Tidak Pernah Kembali
Rekomendasi
AS-Iran Mendadak Gencatan...
AS-Iran Mendadak Gencatan Senjata, Harga Minyak Merosot Tajam hingga 5%
Dunia Harus Alihkan...
Dunia Harus Alihkan Perhatian ke Tepi Barat! Israel Terus Caplok Tanah Warga Palestina
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat Komite Stabilitas Sistem Keuangan usai Bos BI Mundur, Begini Arahannya
Berita Terkini
Perkuat Ketahanan Bencana,...
Perkuat Ketahanan Bencana, Pertagas OEJA Gelar Kencana Si Udin di Gresik
Kemenkes Gelar Investigasi...
Kemenkes Gelar Investigasi Kematian Tragis Dokter Internship di Apartemen Kalibata
Polisi Dalami Motif...
Polisi Dalami Motif Dokter Muda Loncat dari Lantai 18 Apartemen Kalibata
Polisi Pastikan Aktivitas...
Polisi Pastikan Aktivitas Masyarakat Normal Buntut Bentrok di Menteng: TNI-Polri Tetap Siaga
Polisi Tetapkan 7 Tersangka...
Polisi Tetapkan 7 Tersangka Bentrokan Berdarah di Jalan Tambak Menteng
Puslabfor Polri Datangi...
Puslabfor Polri Datangi Klinik Mordent, Olah TKP Lanjutan Kematian Sutrimo
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved