Hendak Dijual ke Singapura, Belasan Wanita Cantik Berhasil Diselamatkan BP2MI
Sabtu, 14 Agustus 2021 - 21:04 WIB
loading...
Pengiriman belasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal, berhasil digagalkan BP2MI saat hendak terbang ke Singapura. Foto/iNews TV/Hasnugara
A
A
A
TANGGERANG - Upaya penyelundupan Pekerja Migran Indonesia (PMI) ke Singapura , berhasil digagalkan Badan Perlindungan Pekerja Mingran Indonesia (BP2MI) di saat mereka transit di Batam, untuk menunggu keberangkatan ke Singapura.
Baca juga: Jual Pekerja Wanita ke Malaysia, 3 Orang Diringkus Ditpolairud Polda Kepri
Sebanyak 19 PMI ilegal yang semuanya wanita ini, hendak diberangkatkan ke Singapura, dengan menggunakan visa turis. Mereka rata-rata hendak dijadikan asisten rumah tangga di Singapura.
Salah satu calon PMI ilegal asal Malang, Indah mengaku, sebelum diberangkatkan sempat ditampung di Surabaya. "Saya tidak tahu kalau ini ilegal. Tahunya akan dipekerjakan di Singapura, dengan gaji 550 Ribu Dollar Singapura," tuturnya.
Baca juga: Anggota DPRD Simalungun Gelar Pesta Pernikahan, Satgas COVID-19 dan Kapolres Bungkam
Kepala BP2MI, Benny Ramadhani yang memantau langsung penggagalan pengirima PMI ilegal tersebut, mengatakan, 19 wanita ini merupakan korban dari sindikat perdagangan orang, yang dikelola oleh agen-agen penyalur PMI ilegal .
Baca juga: Jual Pekerja Wanita ke Malaysia, 3 Orang Diringkus Ditpolairud Polda Kepri
Sebanyak 19 PMI ilegal yang semuanya wanita ini, hendak diberangkatkan ke Singapura, dengan menggunakan visa turis. Mereka rata-rata hendak dijadikan asisten rumah tangga di Singapura.
Salah satu calon PMI ilegal asal Malang, Indah mengaku, sebelum diberangkatkan sempat ditampung di Surabaya. "Saya tidak tahu kalau ini ilegal. Tahunya akan dipekerjakan di Singapura, dengan gaji 550 Ribu Dollar Singapura," tuturnya.
Baca juga: Anggota DPRD Simalungun Gelar Pesta Pernikahan, Satgas COVID-19 dan Kapolres Bungkam
Kepala BP2MI, Benny Ramadhani yang memantau langsung penggagalan pengirima PMI ilegal tersebut, mengatakan, 19 wanita ini merupakan korban dari sindikat perdagangan orang, yang dikelola oleh agen-agen penyalur PMI ilegal .
Lihat Juga :