Aksi Telanjang Dada, Pemilik Warung Kopi Ini Protes Perpanjangan PPKM Level 4
Selasa, 10 Agustus 2021 - 14:42 WIB
loading...
Aksi protes telanjang dada dilakukan pemilik warung kopi di Surabaya, Kusnan Hadi di depan Gedung Negara Grahadi, Selasa (10/8/2021). Foto/MPI/Lukman Hakim
A
A
A
SURABAYA - Seorang pemilik warung kopi di Surabaya, Kusnan Hadi menggelar aksi dengan telanjang dada di depan gedung Negara Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Jatim, Selasa (10/8/2021).
Baca juga: Protes Perubahan Iklim, Belasan Wanita Demo Telanjang Dada di Pusat Kota
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk aksi protes perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Surabaya. Dengan membawa poster “Kami Butuh Uang, Bukan Baliho” Kusnan seorang diri memprotes baliho tokoh parpol yang dirasa tak elok saat negara sedang berjuang melawan COVID-19.
Baca juga: Tangis Pecah di Pematangsiantar, Pasangan Lansia Tewas Digilas Truk Fuso
"Mengingatkan kepada seluruh pimpinan partai, tak elok kalau keadaan kondisi negara seperti ini saling sungkar sengkarut, saling tebar pesona. Sementara kondisi rakyat saat ini sedang butuh banyak pemimpin yang bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka," ujar Kusnan.
Di aksinya ini, Kusnan sengaja setengah telanjang dan hanya memakai celana dalam saja karena untuk menyampaikan pesan kepada pemerintah soal rasa malu.
Baca juga: Protes Perubahan Iklim, Belasan Wanita Demo Telanjang Dada di Pusat Kota
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk aksi protes perpanjangan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Surabaya. Dengan membawa poster “Kami Butuh Uang, Bukan Baliho” Kusnan seorang diri memprotes baliho tokoh parpol yang dirasa tak elok saat negara sedang berjuang melawan COVID-19.
Baca juga: Tangis Pecah di Pematangsiantar, Pasangan Lansia Tewas Digilas Truk Fuso
"Mengingatkan kepada seluruh pimpinan partai, tak elok kalau keadaan kondisi negara seperti ini saling sungkar sengkarut, saling tebar pesona. Sementara kondisi rakyat saat ini sedang butuh banyak pemimpin yang bisa memenuhi kebutuhan hidup mereka," ujar Kusnan.
Di aksinya ini, Kusnan sengaja setengah telanjang dan hanya memakai celana dalam saja karena untuk menyampaikan pesan kepada pemerintah soal rasa malu.
Lihat Juga :