Luwu Timur Ekspor Perdana 100 Ton Rumput Laut Gracilaria ke China

Minggu, 08 Agustus 2021 - 14:37 WIB
loading...
Luwu Timur Ekspor Perdana...
Bupati Luwu Timur Budiman saat hendak melepas ekspor perdana 100 ton rumput laut ke China. Foto: Sindonews/Fitra Budin
A A A
LUWU TIMUR - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur (Lutim), melakukan ekspor perdana rumput laut Gracilaria merupakan produk UMKM Koperasi Adi Luwung, di Gudang Sistem Resi Gudang, Desa Balai Kembang, Kecamatan Mangkutana, Minggu (08/08/21).

Pelepasan ekspor perdana ini dilakukan oleh Bupati Luwu Timur, Budiman. Ia mengatakan kegiatan ekspor perdana Kabupaten Luwu Timur pada tahun ini, pihaknya memulai dengan komoditi rumput laut jenis Gracillaria.

Baca Juga: Stok Vaksin di Lutim Menipis, Dinkes Tunggu Tambahan dari Makassar

Dimana rumput laut jenis tersebut oleh diproduksi oleh Koperasi Adi Luwung , dengan volume rata-rata 500 ton perbulan atau berkisar 6.000 ton pertahun.

Dengan nilai mencapai Rp4 Miliar perbulan atau berkisar Rp48 Miliar per tahun dan diproyeksikan akan semakin meningkat setiap tahun.

"Saya perlu sampaikan bahwa rumput laut jenis Gradillaria, sp Kabupaten Luwu Timur merupakan rumput laut kualitas terbaik di Indonesia dengan potensi produksi saat ini mencapai 15.000 ton pertahun atau 1.250 ton perbulan pada luas lahan produksi baru mencapai 2.480 Ha atau 17,946 dari potensi lahan yang tersedia dengan produktivitas mencapai 0,86 Ton/Ha," kata dia.

Apalagi, kata Budiman, Hal ini juga ditunjang dengan posisi Kabupaten Luwu Timur yang sangat strategis pada jalur perlintasan pulau Sulawesi serta didukung dengan ketersedian sarana prasarana yang cukup memadai.

Sedangkan untuk volume ekspor rumput laut Lutim saat ini, kata Budiman, baru mencapai 40 ton dari total volume produksi yang ada dan sisanya 60 ton masih dinikmati oleh daerah lain.

"Keberadaan gudang resi gabah yang ada saat ini juga difungsikan sebagai resi gudang rumput laut yang diharapkan dapat meningkatkan serapan produksi sampai dengan minimal 1.000 ton perbulan," kata dia.



Dalam hal ini, Budiman mengharapkan agar momentum ekspor perdana Rumput Laut Gracillaria, ini bisa dapat mendorong kestabilan harga rumput laut Gracillaria di tingkat harga yang layak dan tentunya diharapkan dapat berimplikasi langsung terhadap peningkatan produksi rumput laut Gracillaria semaksimal mungkin sampai dengan tingkat produksi 100.000 ton.

Baca Juga: Pemkab Lutim Siapkan Rp1,5 Miliar untuk Rampungkan Masjid Agung Malili

"Saya selaku Bupati Luwu Timur atas nama Pemerintah Daerah Luwu Timur memberikan penghargaan dan apresiasi khusus kepada Koperasi Adi Luwung yang telah berperan penting dalam ekspor perdana komoditas rumput laut ini dan diharapkan dapat terus eksis dan berkelanjutan disektor ini sehingga dapat turut serta," ujarnya.

Asisten Perekonomian dan Pengembangan Infrastruktur, Senfry mengatakan ruput laut tersebut nantinya akan diekspor ke Negara China.

"Pelepasan ekspor rumput laut kali ini sebanyak 100 Ton dengan negara tujuan China dengan nilai sebesar Rp830 juta," kata dia.

Baca Juga: Ranperda Tatib Tak Masuk Bamus, Pemilihan Wabup Lutim Molor Lagi

Lanjut Senfry, pelaksanaan ekspor bagi komoditi unggulan daerah diharapkan mampu mengangkat nilai dan daya saing produk, memicu tumbuh dan berkembangnya dunia usaha terutama para pelaku usaha lokal serta mendorong pertumbuhan ekonomi suatu daerah.

Untuk diketahui, di Kabupaten Luwu Timur sendiri untuk Komoditi Rumput Laut Euchema Cottonii dengan produksi saat ini mencapai 14.782 ton per tahun dan produktivitas 1,8 ton per Ha, dengan potensi produksi mencapai 100.000 ton per tahun.
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gudang Motor Ilegal...
Gudang Motor Ilegal di Jaksel Sudah Ekspor 99 Ribu Unit, Potensi Kerugian Negara Rp177 Miliar
Ekspor Perdana, Coir...
Ekspor Perdana, Coir Net Warga Binaan Lapas Ciamis Rambah Pasar Korsel dan Jepang
Pentingnya Budi Daya...
Pentingnya Budi Daya Rumput Laut Berkelanjutan dan Pelestarian Terumbu Karang
Ekspor Gula Semut Banyumas,...
Ekspor Gula Semut Banyumas, GP Ansor Optimalkan Patriot Ketahanan Pangan
Hilirisasi Kemiri, BUMDes...
Hilirisasi Kemiri, BUMDes Ngada Siap Ekspor Minyak Rambut hingga Pelembab Kulit
Bea Cukai Magelang Kawal...
Bea Cukai Magelang Kawal Ekspor 27 Ton Briket Arang ke Malaysia
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Rekomendasi
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
7 Tips Konten Review...
7 Tips Konten Review Produk agar Viral dan Dilirik Brand ala Dannisa Utami
iPhone XS Mantan Kepala...
iPhone XS Mantan Kepala Dinas Perizinan Jogja Dilelang KPK: Laku Rp34 Juta, tapi Belum Dilunasi Pemenang Lelang
Berita Terkini
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Wisata Berbasis Budaya,...
Wisata Berbasis Budaya, Tabanan Gelar Parade Gebogan dan Baleganjur
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Dari Barak Militer ke...
Dari Barak Militer ke Panggung Politik, Perjalanan Ferry Irawan Panglima Baru Perindo Sultra
Berkas Perkara Roy Suryo...
Berkas Perkara Roy Suryo Setinggi 1 Meter, Kuasa Hukum: Ijazah Jokowi Kembali Menelan Korban
Infografis
Kabar 100 Warga Gaza...
Kabar 100 Warga Gaza Dikirim ke Indonesia Disangkal Kemlu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved