Stok Vaksin di Lutim Menipis, Dinkes Tunggu Tambahan dari Makassar
Selasa, 27 Juli 2021 - 10:57 WIB
loading...
Stok vaksin di Kabupaten Luwu Timur saat ini sudah hampir habis. Untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi, Dinkes Luwu Timur masih menunggu tambahan dosis. Foto/Data Grafis
A
A
A
LUWU TIMUR - Stok vaksin di Kabupaten Luwu Timur saat ini sudah hampir habis. Untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi Covid-19 , tambahan dosis vaksin masih menunggu kiriman dari Kota Makassar.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Timur, Rosmini Pandin mengatakan stok vaksin yang ada hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi dosis kedua.
"Hari ini bisa habis, kami masih menunggu dropping dari Makassar lagi," kata dia, Selasa (27/7/2021).
Lanjut Rosmini, untuk pembagian stok vaksin, setiap kabupaten akan mendapat jatah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel . Kebutuhan vaksin pun sudah diajukan. Hanya saja, stok belum tersedia.
Baca Juga: Usia Muda Punya Antibodi 7 Kali Lebih Kuat dari Lansia Usai Vaksinasi
"Sudah diminta sesuai kebutuhan sasaran tapi stok di Makassar belum tersedia," kata Rosmini.
Sedangkan untuk target sasaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur berjumlah 222.937. Rinciannya, terdiri dari SDM Kesehatan 1.547, Prtugas Publik 22.412, Lansia 18.469, masyarakat umum dan rentan 147.156, serta remaja 33.353.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Luwu Timur, Rosmini Pandin mengatakan stok vaksin yang ada hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi dosis kedua.
"Hari ini bisa habis, kami masih menunggu dropping dari Makassar lagi," kata dia, Selasa (27/7/2021).
Lanjut Rosmini, untuk pembagian stok vaksin, setiap kabupaten akan mendapat jatah dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel . Kebutuhan vaksin pun sudah diajukan. Hanya saja, stok belum tersedia.
Baca Juga: Usia Muda Punya Antibodi 7 Kali Lebih Kuat dari Lansia Usai Vaksinasi
"Sudah diminta sesuai kebutuhan sasaran tapi stok di Makassar belum tersedia," kata Rosmini.
Sedangkan untuk target sasaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur berjumlah 222.937. Rinciannya, terdiri dari SDM Kesehatan 1.547, Prtugas Publik 22.412, Lansia 18.469, masyarakat umum dan rentan 147.156, serta remaja 33.353.
Lihat Juga :