Coaching IGA Kota Palopo, Balitbangda Dorong OPD Berinovasi
Jum'at, 06 Agustus 2021 - 17:20 WIB
loading...
Pemkot Palopo menggelar coaching penginputan IGA secara virtual melalui zoom meeting di Ruang Ratona, Kantor Wali Kota Palopo. Foto: SINDOnews/Chaeruddin
A
A
A
PALOPO - Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo menggelar Coaching Penginputan Innovative Government Award (IGA) secara virtual melalui zoom meeting di Ruang Ratona, Kantor Wali Kota Palopo.
Kepala Balitbangda Palopo, Andi Enceng pada kesempatan ini mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Palopo untuk tidak berhenti berinovasi.
Baca juga: Pemkot Palopo Bagikan Beras ke Warga di Masa Penerapan PPKM
"Penilaian pemerintah pusat dalam ajang IGA adalah inovasi di mana outputnya adalah peningkatan kualitas pelayanan, cepat dan tepat serta taat aturan," katanya.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini menyampaikan, latar belakang kegiatan Coaching Penginputan Innovative Government Award adalah Undang-undang 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pasal 388 ayat (9) dan ayat (II) dijelaskan, pemerintah pusat memberikan penilaian terhadap inovasi yang dilaksanakan pemerintah daerah.
"Sejalan dengan itu, pemerintah pusat memberikan penghargaan dan atau insentif kepada pemerintah daerah, yang berhasil melaksanakan inovasi," katanya.
"Sehingga maksud dan tujuan dari kegiatan ini, yaitu mengetahui teknis penginputan laporan inovasi yang ada di Pemerintah Kota Palopo tahun 2021," lanjutnya.
Asisten III Setda Kota Palopo, dr. Ishak Iskandar, yang mewakili Wali Kota, HM Judas Amir memaparkan, salah satu strategi pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam mengamalkan dan melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Invoasi Daerah.
Baca juga: Wali Kota Palopo Turun Langsung Edukasi Warga Cegah Covid-19
"Kunci kemajuan suatu daerah adalah kemampuan untuk berinovasi dan menciptakan kreativitas serta inovatif, dan hal ini sejalan dengan visi Kota Palopo tahun 2018 - 2023," katanya.
"Inovasi, selain diperlukan untuk meningkatkan daya saing daerah dan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Pada dasarnya menurut Ishak, inovasi juga merupakan solusi dari kendala-kendala dalam bekerja. "Inovasi menjadi katalisator untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di Kota Palopo dimana banyak ragam inovasi dapat dijadikan perubahan di area-area tersebut," sebutnya.
Baca juga: Sudah Rp720 Miliar Bantuan dari Provinsi Sulsel Diberikan untuk Luwu Raya
"Semua stakeholder, lapisan masyarakat dalam pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, di Kota Palopo, sehingga dalam setiap kegiatan, dan kebersamaan ini, dapat menjadikan Kota Palopo, maju, inovatif, dan berkelanjutan dengan berbagai inovasi yang bermanfaat," kuncinya.
Kepala Balitbangda Palopo, Andi Enceng pada kesempatan ini mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) lingkup Pemkot Palopo untuk tidak berhenti berinovasi.
Baca juga: Pemkot Palopo Bagikan Beras ke Warga di Masa Penerapan PPKM
"Penilaian pemerintah pusat dalam ajang IGA adalah inovasi di mana outputnya adalah peningkatan kualitas pelayanan, cepat dan tepat serta taat aturan," katanya.
Mantan Kepala Dinas Pariwisata ini menyampaikan, latar belakang kegiatan Coaching Penginputan Innovative Government Award adalah Undang-undang 23 tahun 2014, tentang Pemerintahan Daerah. Dalam pasal 388 ayat (9) dan ayat (II) dijelaskan, pemerintah pusat memberikan penilaian terhadap inovasi yang dilaksanakan pemerintah daerah.
"Sejalan dengan itu, pemerintah pusat memberikan penghargaan dan atau insentif kepada pemerintah daerah, yang berhasil melaksanakan inovasi," katanya.
"Sehingga maksud dan tujuan dari kegiatan ini, yaitu mengetahui teknis penginputan laporan inovasi yang ada di Pemerintah Kota Palopo tahun 2021," lanjutnya.
Asisten III Setda Kota Palopo, dr. Ishak Iskandar, yang mewakili Wali Kota, HM Judas Amir memaparkan, salah satu strategi pemerintah dalam penyelenggaraan pemerintahan dalam mengamalkan dan melaksanakan Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2017 tentang Invoasi Daerah.
Baca juga: Wali Kota Palopo Turun Langsung Edukasi Warga Cegah Covid-19
"Kunci kemajuan suatu daerah adalah kemampuan untuk berinovasi dan menciptakan kreativitas serta inovatif, dan hal ini sejalan dengan visi Kota Palopo tahun 2018 - 2023," katanya.
"Inovasi, selain diperlukan untuk meningkatkan daya saing daerah dan meningkatkan kualitas kesejahteraan masyarakat," lanjutnya.
Pada dasarnya menurut Ishak, inovasi juga merupakan solusi dari kendala-kendala dalam bekerja. "Inovasi menjadi katalisator untuk mempercepat pelaksanaan pembangunan di Kota Palopo dimana banyak ragam inovasi dapat dijadikan perubahan di area-area tersebut," sebutnya.
Baca juga: Sudah Rp720 Miliar Bantuan dari Provinsi Sulsel Diberikan untuk Luwu Raya
"Semua stakeholder, lapisan masyarakat dalam pembangunan, peningkatan kesejahteraan masyarakat, di Kota Palopo, sehingga dalam setiap kegiatan, dan kebersamaan ini, dapat menjadikan Kota Palopo, maju, inovatif, dan berkelanjutan dengan berbagai inovasi yang bermanfaat," kuncinya.
(luq)
Lihat Juga :