Specimen Anak PDP untuk Tes Swab Hilang, Ombusman Sumut : Ini Sangat Ceroboh

Kamis, 28 Mei 2020 - 20:04 WIB
loading...
Specimen Anak PDP untuk...
Specimen Anak PDP untuk Tes Swab Hilang, Ombusman Sumut : Ini Sangat Ceroboh. Foto/iNewsTV. Aminoer Rasyid
A A A
MEDAN - Kepala Ombudsman RI (ORI) Perwakilan Sumatera Utara (Sumut), Abyadi Siregar merasa kaget luar biasa, begitu mendapat penjelasan tentang hilangnya sampel atau specimen untuk swab test seorang anak PDP yang dirawat di RS Pirngadi Medan. Sehingga, diduga inilah yang menjadi penyebab tak keluarnya hasil tes swab anak tersebut.

"Saya kaget luar biasa mendengar informasi bahwa specimen atau sampel untuk swab tes anak itu hilang," tutur Abyadi Siregar, saat di wawancarai wartawan, atas lambannya keluar hasil tes swab anak PDP yang dirawat di RS Pirngadi Medan, Kamis (28/5/2020). (Baca juga : Ombudsman Sumut Pertanyakan Lambatnya Hasil Tes Swab Anak PDP Dikeluarkan )

"Beruntung kami (Ombudsman RI Perwakilan Sumut-red) menelusuri masalah ini, setelah kami menerima laporan. Atas dasar laporan itu, kami melakukan penelusuran dan berkoordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan pihak laboratorium RS USU dan pihak RS Pirngadi Medan. Dari hasil penelusuran itu, kita menerima keterangan bahwa sampel atau specimen anak itu ternyata hilang. Mereka tidak mengetahui kemana barangnya," ungkap Abyadi Siregar dengan nada bingung.

Untuk mengganti specimen yang hilang itu, akhirnya memang telah dilakukan pengambilan specimen baru kembali terhadap anak tersebut. "Karena sampelnya hilang, maka sudah dilakukan pengambilan specimen kembali pada 27 Mei 2020. Menurut penjelasan kepada kita di Kantor Ombudsman, hasilnya akan diketahui tiga hari setelah pengambilan specimen," kata Abyadi.

Abyadi Siregar sangat menyayangkan hilangnya specimen tersebut. Ini benar benar layanan kesehatan yang buruk terhadap pasien covid. "Kita menduga, kalau saja hal ini tidak ditelusuri dan tidak dibongkar, jangan jangan belum diketahui sampai kapan anak berinisial "T" itu menjalani isolasi di rumah sakit.

"Kasihan betul anak itu. Terkatung-katung akibat buruknya layanan. Ini kerja yang sangat ceroboh. Kasihan masyarakat akibat layanan kesehatan yang buruk seperti itu," tegas Abyadi.

Berdasarkan temuan ini, Abyadi menjadi curiga, jangan jangan kasus seperti ini tidak hanya dialami satu orang. Tapi bisa dirasakan banyak pasien. Menunggu hasil swab tes yang tidak jelas kapan keluarnya akibat hilang specimennya. "Ini benar benar kerja ceroboh," katanya. (Baca juga: First Media Peduli Tenaga Medis di Medan dan 9 Kota Lainnya )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ombudsman Nilai Sidang...
Ombudsman Nilai Sidang Online Perlu Dikaji Ulang karena Tidak Efektif
Jadi Korban Mafia Tanah,...
Jadi Korban Mafia Tanah, Puluhan Warga Melapor ke Ombudsman Sumut
Bupati Winarti yang...
Bupati Winarti yang Diwakili Sekda Kabupaten Tulang Bawang Menerima Kunjungan Ombudsman
Ombudsman Jateng Soroti...
Ombudsman Jateng Soroti Pengelolaan Limbah Vaksin COVID-19
Netizen Heboh Stafsus...
Netizen Heboh Stafsus Milenial Terbitkan Surat Perintah, Ini Kata Ombudsman
Ingin Jemput Pasien...
Ingin Jemput Pasien PDP Covid, Keluarga Ngamuk di RSUD Palagimata
Soal Pemecatan Pendamping...
Soal Pemecatan Pendamping Desa, Wakil Ketua Komisi V DPR: Keputusan Ombudsman Harus Ditaati
Ombudsman Ungkap Fenomena...
Ombudsman Ungkap Fenomena SPBU Mobil Listrik yang Kerap Terjadi
Ombudsman Periksa 4...
Ombudsman Periksa 4 Kementerian Terkait Kasus Minyak Goreng, Ini Daftarnya
Rekomendasi
Apa yang Terjadi Sehari...
Apa yang Terjadi Sehari Sebelum Kick-Off Piala Dunia 2026?
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Pimpinan Lembaga Antirasuah...
Pimpinan Lembaga Antirasuah Diduga Terseret Kasus MBG, Ini Tanggapan KPK
Berita Terkini
Catat! Minggu Ini Tidak...
Catat! Minggu Ini Tidak Ada CFD di Jalan Sudirman-Thamrin dan Rasuna Said
Puncak Musim Kemarau...
Puncak Musim Kemarau Agustus 2026, BMKG Ingatkan Dampak El Nino
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved