PPKM Diperpanjang, Seniman Tulungagung Sebut Kelaparan Juga Membunuh Rakyat

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:06 WIB
loading...
A A A
Matinya kesempatan berekonomi di kalangan pekerja seni, juga berdampak pada elemen ekonomi lain. Terutama vendor-vendor yang selama ini berkolaborasi dengan pekerja seni . Misalnya di acara wedding atau pernikahan. Di dalamnya ada kelompok pekerja dokumentasi. Fotografer dan videografer. Kemudian perias mempelai, pemilik sewa panggung beserta perabotannya, katering makanan, sewa sound system, dan grup wedding singer sendiri.

Baca juga: Demi Bantu Tangani COVID-19, Bocah-bocah SD di Surabaya Kumpulkan Donasi

Dilarangnya acara resepsi pernikahan, kata Koko membuat semuanya tidak bisa berproduksi lagi. "Begitu juga di ruang-ruang berkesenian lain, nasibnya sama," kata Koko. Tidak ada opsi lain selain banting stir. Terjadinya pandemi dan berlakunya PPKM darurat, secara ekonomis profesi seniman sudah tidak bisa diandalkan.

Agar tetap bisa bertahan hidup , kata Koko banyak seniman yang beralih menjadi ojek online. Tidak sedikit yang ke sawah dan ladang, menjadi petani. Kemudian menjadi kuli bangunan, berdagang online dan lain sebagainya. Intinya, apa saja dilakukan. Koko sendiri lebih menekuni usaha kafe kecil yang cukup lama ia tekuni.

Koko memiliki keluarga yang harus dihidupi. Mempunyai tiga anak yang harus dibesarkan dengan baik. Sementara dengan berlakunya PPKM darurat , usaha kafe kecilnya sudah tidak bisa diharapkan. Menurut Koko, negara terlalu berkosentrasi dengan urusan COVID-19, namun di satu sisi kurang memperhatikan hajat hidup rakyat. Negara telah lupa.

Baca juga: Air Mata Bahagia Menitik di Lanud Adisucipto, 2 Perwira Cantik Jadi Penerbang Militer

Tidak hanya COVID-19 yang bisa membunuh rakyat. Kelaparan juga bisa membunuh rakyat. "Dulu (sebelum pandemi) rata-rata per malam bisa 100 cangkir kopi. Sekarang dapat 10 cangkir saja sudah untung," terang Koko.

Pernah suatu ketika para seniman Tulungagung mencoba peruntungan dengan membuat konten kreatif melalui platform digital. Namun mengingat waktu yang dibutuhkan untuk monetizing relatif lama, mereka pesimis. Sama pesimisnya dengan program bantuan sosial yang diberikan negara. Mulai BLT subsidi gaji maupun bansos lainnya, para pekerja seni, khususnya di Tulungagung pesimis akan ikut dapat bantuan. Apalagi di Tulungagung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Festival Solo Menari...
Festival Solo Menari 2025, Tumbuhkan Inovasi Seni Budaya dan Ekraf
Dukung Kesejahteraan...
Dukung Kesejahteraan Pekerja Seni, Setyo Wahono Gagas Kartu Kebudayaan
Miliki Program Konkret...
Miliki Program Konkret Sejahterakan Rakyat, Komunitas Seni Kalteng Dukung Agustiar-Edy
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Prabowonomics Jadi Tema...
Prabowonomics Jadi Tema Harlah ke-28 PKB, Cak Imin Beri Penjelasan
Ancaman Blokade Laut...
Ancaman Blokade Laut Merah, Asia Nego Arab Saudi Alihkan Rute Tanker Minyak ke Afrika
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Berita Terkini
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Infografis
10 Pemakaman Pemimpin...
10 Pemakaman Pemimpin Dunia yang Dihadiri Jutaan Rakyat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved