PPKM Diperpanjang, Seniman Tulungagung Sebut Kelaparan Juga Membunuh Rakyat

Rabu, 04 Agustus 2021 - 21:06 WIB
loading...
A A A
Menurut Koko, mereka yang mendapatkan bansos adalah orang-orang yang memiliki kedekatan dengan perangkat pemerintah. Ia juga melihat pemberlakukan aturan PPKM kepada aparat, tidak seketat dengan yang diterapkan kepada rakyat. "Mereka masih bisa menggelar acara seremonial lebih leluasa," pungkas Koko.

Baca juga: Sebelum Berupaya Bunuh Diri di Depan Balai Kota Bandung, Ketua AKAR Kirim Pesan Suara

Hal senada disampaikan Arief Setiawan, seorang musisi Blitar. Pandemi COVID-19 yang diperketat dengan PPKM darurat membuatnya harus lebih menekuni usaha jualan ketan. Setiap mulai pukul 16.00 WIB. Dengan sebuah gerobak dorong, ia mangkal di pinggir Jalan Tanjung Kota Blitar.

Gitaris sebuah band Kota Blitar tersebut, menjajakan sejumlah varian makanan ketan, yakni mulai harga Rp4 ribu-6 ribu. Sebab job-job manggung reguler setiap pekan, praktis sudah tidak bisa diharapkan. "Yang berhubungan dengan entertainment nangis. Terutama musisi cafe, tukang sound, tukang panggung," ujarnya.

Baca juga: Kerja Keras, Satreskoba Polresta Manado Gasak 2 Pengedar Narkoba

Sebelum PPKM Darurat , sempat hendak mengundang Roy Jeconiah, eks vokalis grup band Boomerang ke Blitar. Rencananya, sebuah konser musik akan digelar di sebuah gigs atau panggung kecil. Roy yang saat ini menjadi vokalis grup banda General Maya, akan bernyanyi bersama musisi Blitar. Namun rencana itu, kata Arief akhirnya gagal.

Menurut Arief, semua musisi atau pekerja seni Blitar telah memutuskan banting stir. Apalagi bagi yang sudah berkeluarga. Mau tidak mau harus beralih profesi. Mereka harus memeras akal agar tetap bisa bertahan. "Musisi termiskinkan. Hanya mereka yang ditopang oleh gaji negara yang zona aman," sindir Arief.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Lonjakan Covid-19 di...
Lonjakan Covid-19 di Jakarta sejak Awal 2025 Tembus 38 Kasus
Festival Solo Menari...
Festival Solo Menari 2025, Tumbuhkan Inovasi Seni Budaya dan Ekraf
Dukung Kesejahteraan...
Dukung Kesejahteraan Pekerja Seni, Setyo Wahono Gagas Kartu Kebudayaan
Miliki Program Konkret...
Miliki Program Konkret Sejahterakan Rakyat, Komunitas Seni Kalteng Dukung Agustiar-Edy
Korupsi APD Covid-19,...
Korupsi APD Covid-19, Kejaksaan Tahan Sekretaris Dinas Kesehatan Sumut
Bupati Manggarai Pecat...
Bupati Manggarai Pecat 249 Tenaga Kesehatan Non-ASN, Ada Apa?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Australia di Piala AFF U-19 2026
Kuwait Tawarkan Minyak...
Kuwait Tawarkan Minyak ke Pembeli Asia, Pertama Kalinya Sejak Konflik Iran
Berita Terkini
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
DPRD Kota Tangerang...
DPRD Kota Tangerang Matangkan Raperda Penyelenggaraan Transportasi
SDH Depok Komitmen Bangun...
SDH Depok Komitmen Bangun Pendidikan Karakter hingga Pengembangan Kepemimpinan
Bacok Pelajar di Jakbar,...
Bacok Pelajar di Jakbar, 2 Pelaku Ditangkap Polsek Palmerah
Dukung Program MBG,...
Dukung Program MBG, Wali Kota Tangsel: Gizi Anak Jadi Prioritas Pembangunan SDM
Infografis
10 Alasan Revolusi Prancis...
10 Alasan Revolusi Prancis Jadi Simbol Perlawanan Rakyat terhadap Tirani dan Ketidakadilan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved