Tebing Setinggi 50 Meter Longsor Tutupi Irigasi, 60 Hektar Sawah Terancam Gagal Panen
Senin, 02 Agustus 2021 - 07:32 WIB
loading...
Bencana longsor terjadi di Kampung Bojong Kawung Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (01/08/2021) sekitar pukul 00.15 WIB. Foto SINDOnews
A
A
A
SUKABUMI - Bencana longsor terjadi di Kampung Bojong Kawung Desa Girijaya, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Minggu (01/08/2021) sekitar pukul 00.15 WIB.
Tebing di pesawahan setinggi 50 meter longsor menutupi saluran irigasi Cikahuripan yang mengaliri sawah milik warga desa. Seluas 60 hektar sawah terancam kekeringan, akibat terganggunya saluran irigasi yang tertutup material tanah longsoran.
Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab mengatakan longsor terjadi akibat sebelumnya turun hujan deras selama 2 jam tanpa henti mengguyur wilayah Desa Girijaya. Baca juga: Viral, Ibu Meninggal setelah Lempar Bayinya Agar Selamat dari Tanah Longsor
“Kemungkinan setelah beberapa minggu tidak ada hujan, kalau pun ada hujan hanya kecil, semalam hujan sekaligus, tanah sawah yang kering langsung longsor,” ujar Ujang kepada wartawan.
Ujang menambahkan karena di lokasi longsor bukan daerah pemukiman jadi tidak ada korban jiwa, hanya berdampak kepada sawah milik warga.“Kalo hari ini atau kedepannya tidak ada perbaikan secepatnya kemungkinan berdampak ke pertanian warga dengan adanya gagal panen,” ujar Ujang Sihab kembali.
Tebing di pesawahan setinggi 50 meter longsor menutupi saluran irigasi Cikahuripan yang mengaliri sawah milik warga desa. Seluas 60 hektar sawah terancam kekeringan, akibat terganggunya saluran irigasi yang tertutup material tanah longsoran.
Kepala Desa Girijaya, Ujang Sihab mengatakan longsor terjadi akibat sebelumnya turun hujan deras selama 2 jam tanpa henti mengguyur wilayah Desa Girijaya. Baca juga: Viral, Ibu Meninggal setelah Lempar Bayinya Agar Selamat dari Tanah Longsor
“Kemungkinan setelah beberapa minggu tidak ada hujan, kalau pun ada hujan hanya kecil, semalam hujan sekaligus, tanah sawah yang kering langsung longsor,” ujar Ujang kepada wartawan.
Ujang menambahkan karena di lokasi longsor bukan daerah pemukiman jadi tidak ada korban jiwa, hanya berdampak kepada sawah milik warga.“Kalo hari ini atau kedepannya tidak ada perbaikan secepatnya kemungkinan berdampak ke pertanian warga dengan adanya gagal panen,” ujar Ujang Sihab kembali.
Lihat Juga :