Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ridwan Kamil Sambut Baik Hibah 121 Ribu Dosis Vaksin Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab

loading...
Ridwan Kamil Sambut Baik Hibah 121 Ribu Dosis Vaksin Sinopharm dari Raja Uni Emirat Arab
Gubernur Jabar, Ridwan Kamil dalam Vicon Rapat Koordinasi terkait Pelaksanaan Vaksinasi Bersama Bagi penyandang Disabilitas, Jumat (30/7/2021). Foto/Humas Pemprov Jabar
BANYUMAS - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil menyambut baik hibah vaksin Sinopharm untuk Provinsi Jabar dari Raja Uni Emirat Arab (UEA).

Baca juga: Horor! Kecapekan, Relawan Pemakaman Jenazah COVID-19 Tidur di Kuburan

Ridwan Kamil mengatakan, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) vaksin Sinopharm tersebut akan digunakan untuk penyandang disabilitas yang berada di daerah zona merah atau wilayah dengan risiko tinggi penularan COVID-19.

Baca juga: Rafael Lulus Tes Calon Bintara Polri Tapi Namanya Dihapus, Ini Penjelasan Polda Sulut



Menurut Gubernur yang akrab disapa Kang Emil itu, Provinsi Jabar mendapatkan alokasi 121.648 dosis vaksin Sinopharm untuk 60.824 penyandang disabilitas.

"Berapapun stok vaksin dari pusat kita ucapkan terima kasih. Walaupun kebutuhan Jabar sebetulnya sangat banyak karena penduduk kami terbanyak," ungkap Kang Emil dalam Vicon Rapat Koordinasi Pelaksanaan Vaksinasi bagi Penyandang Disabilitas bersama Staf Khusus Presiden RI, Angkie Yudistia di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Jumat (30/7/2021).

Berdasarkan data Dinas Sosial Jabar, jumlah penyandang disabilitas di Jabar sendiri mencapai 150.000 orang. Pihaknya pun sudah memiliki skema dan teknis vaksinasi kepada penyandang disabilitas.

Bahkan, kata Kang Emil, Pemprov Jabar pun sudah melaksanakan vaksinasi COVID-19 bagi penyandang disabilitas di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Sensorik Netra Wyata Guna, Kota Bandung, Kamis (8/7/2021) lalu.

"Vaksinasi penyandang disabilitas di Jabar sudah dimulai dan kita sudah punya pengalaman waktu di Wyata Guna. Jadi kita sudah melakukan simulasi dari awal plus minusnya, prosesnya seperti apa, dan itu akan kita replikasi," tuturnya.
halaman ke-1
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top