Peduli Korban COVID-19, IKA Unair Sumbang 150 Peti Jenazah
Jum'at, 30 Juli 2021 - 11:05 WIB
loading...
Ikatan Keluarga Alumni Universitas Airlangga (IKA Unair) menyerahkan 150 peti jenazah kepada 6 rumah sakit di Jawa Timur. Foto SINDOnews
A
A
A
SURABAYA - Ikatan Keluarga Alumni Uniersitvas Airlangga (IKA Unair) menyerahkan 150 peti jenazah kepada 6 rumah sakit di Jawa Timur (Jatim). Rumah sakit yang menerima diantaranya, RSUD Sidoarjo, RSUD Ibnu Sina Gresik, RSUD dr. Soegiri Lamongan, RSUD Jombang, RS Unair dan RS Islam Jemursari. Masing-masing RS menerima 25 buah peti jenazah.
Perwakilan IKA Unair Indra Nur Fauzi mengajak berbagai pihak untuk hadir meringankan beban bersama. Khususnya di masa pandemi ini, sinergitas itu menjadi sangat penting. "Program ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum IKA Unair, Khofifah Indar Parawansa," katanya, Kamis (29/7/2021). Baca juga: Unair Buka Jalur Mandiri Kemitraan 2 Khusus Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Ini Persyaratannya
Menurutnya, banyak korban meninggal akibat COVID-19. Rumah sakit pun membutuhkan perangkat untuk menyelenggarakan pemakaman. IKA Unair mengambil peran dengan menyerahkan bantuan peti jenazah untuk enam rumah sakit.
"Bantuan ini merupakan bentuk ikhtiar untuk meringankan beban petugas pemulasaraan jenazah di rumah sakit," ungkap alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Unair tahun 1994 itu.
Dia berharap penambahan kasus positif berkurang. Angka kesembuhan juga meningkat. Angka kematian turun. Dia juga mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Protokol kesehatan merupakan ikhtiar dalam mencegah penularan dan penyebaran virus COVID-19," jelas dia.
Perwakilan IKA Unair Indra Nur Fauzi mengajak berbagai pihak untuk hadir meringankan beban bersama. Khususnya di masa pandemi ini, sinergitas itu menjadi sangat penting. "Program ini merupakan inisiasi dari Ketua Umum IKA Unair, Khofifah Indar Parawansa," katanya, Kamis (29/7/2021). Baca juga: Unair Buka Jalur Mandiri Kemitraan 2 Khusus Prodi Kedokteran dan Kedokteran Gigi, Ini Persyaratannya
Menurutnya, banyak korban meninggal akibat COVID-19. Rumah sakit pun membutuhkan perangkat untuk menyelenggarakan pemakaman. IKA Unair mengambil peran dengan menyerahkan bantuan peti jenazah untuk enam rumah sakit.
"Bantuan ini merupakan bentuk ikhtiar untuk meringankan beban petugas pemulasaraan jenazah di rumah sakit," ungkap alumni Fakultas Ekonomi Bisnis Unair tahun 1994 itu.
Dia berharap penambahan kasus positif berkurang. Angka kesembuhan juga meningkat. Angka kematian turun. Dia juga mengajak masyarakat untuk disiplin menerapkan protokol kesehatan. "Protokol kesehatan merupakan ikhtiar dalam mencegah penularan dan penyebaran virus COVID-19," jelas dia.
Lihat Juga :