Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset
Kamis, 29 Juli 2021 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Di sungai Cici bau limbah kotoran sapi mulai menyengat. Air sungai terlihat berbusa. Bekas limbah kotoran sapi yang sudah kering, menempel pada batu-batu sungai. Di sini, saluran pembuangan limbah belum ditemukan. Perjalanan berlanjut. Medan yang dilalui berupa tanjakan tajam. Rombongan sempat kelelahan, sebelum akhirnya tiba di sungai Ngalijo.
Baca juga: Memilukan, Gadis SMP Dicabuli Ayah Tirinya Terungkap Berkat Keberanian Ibunya
Aroma limbah kotoran sapi semakin kuat. Saat menyebrangi sungai, beberapa peserta yang kelelahan, tidak sedikit yang jatuh terpeleset. Karena lelah, beberapa orang memilih kembali dengan mencari jalan terabasan terdekat. Sementara dengan kondisi badan basah kuyub, Rahmat terus melanjutkan sidak. Dari Sungai Ngalijo perjalanan menuju Sungai Genjong.
Jalan yang ditempuh semakin curam. Di kawasan Sungai Genjong, apa yang dicari akhirnya ditemukan. Dua pipa disembunyikan di antara rimbun semak-semak. Satu pipa terbuat dari besi berukuran 6 dim. Kemudian di titik lain ditemukan saluran pipa pralon berukuran lebih kecil. Kedua pipa mengalirkan limbah kotoran sapi ke sungai.
![Terbongkar, Pipa Saluran Limbah PT Greenfields yang Disembunyikan Bikin Wabup Blitar Terpeleset]()
Selain itu masih ada parit kecil yang juga menjadi saluran pembuangan limbah ke sungai. Ketiga saluran berasal dari legun pembuangan limbah di Farm 2 milik PT Greenfields di wilayah Kecamatan Wlingi. Muka Rahmat sontak merah padam. Di depan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Anggota DPRD, Rahmat mengatakan PT Greenfields sudah pantas ditutup.
Apalagi surat teguran Bupati Blitar yang ketiga (Kepada PT Greenfields) sudah melampaui batas akhir. "Ini akan kita bicarakan dulu. Tapi kalau saya ditutup saja (PT Greenfields)," tegas Rahmat dengan nada geram. Keluar dari kawasan Sungai Genjong, rombongan Wabup Blitar melintasi jalan setapak yang basah oleh limbah kotoran sapi . Limbah berasal dari legun atau pembuangan limbah yang meluber ke jalan.
Baca juga: Memilukan, Gadis SMP Dicabuli Ayah Tirinya Terungkap Berkat Keberanian Ibunya
Aroma limbah kotoran sapi semakin kuat. Saat menyebrangi sungai, beberapa peserta yang kelelahan, tidak sedikit yang jatuh terpeleset. Karena lelah, beberapa orang memilih kembali dengan mencari jalan terabasan terdekat. Sementara dengan kondisi badan basah kuyub, Rahmat terus melanjutkan sidak. Dari Sungai Ngalijo perjalanan menuju Sungai Genjong.
Jalan yang ditempuh semakin curam. Di kawasan Sungai Genjong, apa yang dicari akhirnya ditemukan. Dua pipa disembunyikan di antara rimbun semak-semak. Satu pipa terbuat dari besi berukuran 6 dim. Kemudian di titik lain ditemukan saluran pipa pralon berukuran lebih kecil. Kedua pipa mengalirkan limbah kotoran sapi ke sungai.

Selain itu masih ada parit kecil yang juga menjadi saluran pembuangan limbah ke sungai. Ketiga saluran berasal dari legun pembuangan limbah di Farm 2 milik PT Greenfields di wilayah Kecamatan Wlingi. Muka Rahmat sontak merah padam. Di depan Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Anggota DPRD, Rahmat mengatakan PT Greenfields sudah pantas ditutup.
Apalagi surat teguran Bupati Blitar yang ketiga (Kepada PT Greenfields) sudah melampaui batas akhir. "Ini akan kita bicarakan dulu. Tapi kalau saya ditutup saja (PT Greenfields)," tegas Rahmat dengan nada geram. Keluar dari kawasan Sungai Genjong, rombongan Wabup Blitar melintasi jalan setapak yang basah oleh limbah kotoran sapi . Limbah berasal dari legun atau pembuangan limbah yang meluber ke jalan.
Lihat Juga :