PKK Sulsel Gandeng PT Pos Indonesia Siapkan Lapangan Pekerjaan
Jum'at, 18 Juni 2021 - 16:44 WIB
loading...
Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina saat meninjau salah satu produk UMKM di Sulsel. Foto: Humas Pemprov Sulsel
A
A
A
MAKASSAR - Tim Penggerak PKK Sulsel menggandeng PT Pos Indonesia dalam upaya menekan angka pengangguran dengan menyiapkan lapangan kerja.
Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina mengatakan, PT Pos Indonesia, membuka lapangan kerja sebagai pengantar paket dengan fee 10 persen. Selain itu, juga akan dibuka agen PT Pos Indonesia, baik untuk pribadi ataupun lembaga, dengan sharing fee 20 persen.
Baca juga:Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Warga Waspada Covid-19
“Inilah yang akan kita sosialisasikan bersam PKK Kabupaten Kota, supaya teman-teman di daerah memanfaatkan kesempatan ini,” kata Naoemi, di sela-sela penyerahan bantuan tong sampah dari PT Pos Indonesia di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Jumat (18/6/2021).
Menurut Naoemi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang ada di kawasan wisata Rammang-rammang juga bisa memanfaatkan kesempatan dari PT Pos Indonesia dalam memasarkan produk mereka secara online. Tinggal bagaimana konsistensi dalam produksi dan pengemasan, sehingga produk senantiasa tersedia.“PKK tentu saja harus membina UMKM yang ada di sini,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Ketua TP PKK Sulsel, Naoemi Octarina mengatakan, PT Pos Indonesia, membuka lapangan kerja sebagai pengantar paket dengan fee 10 persen. Selain itu, juga akan dibuka agen PT Pos Indonesia, baik untuk pribadi ataupun lembaga, dengan sharing fee 20 persen.
Baca juga:Plt Gubernur Sulsel Ingatkan Warga Waspada Covid-19
“Inilah yang akan kita sosialisasikan bersam PKK Kabupaten Kota, supaya teman-teman di daerah memanfaatkan kesempatan ini,” kata Naoemi, di sela-sela penyerahan bantuan tong sampah dari PT Pos Indonesia di kawasan wisata Rammang-rammang, Kabupaten Maros, Jumat (18/6/2021).
Menurut Naoemi, Usaha Mikro, Kecil, Menengah (UMKM) yang ada di kawasan wisata Rammang-rammang juga bisa memanfaatkan kesempatan dari PT Pos Indonesia dalam memasarkan produk mereka secara online. Tinggal bagaimana konsistensi dalam produksi dan pengemasan, sehingga produk senantiasa tersedia.“PKK tentu saja harus membina UMKM yang ada di sini,” ujarnya.
Lihat Juga :