Menyedihkan, Dibelit Kemiskinan Kakek 85 Tahun Tinggal di WC Umum Dalam Kondisi Lumpuh
Selasa, 27 Juli 2021 - 08:24 WIB
loading...
Sudah hampir dua tahun terakhir warga Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, Zainal (85) tinggal di bekas WC umum. Foto/iNews TV/Berrie Brima
A
A
A
PRABUMULIH - Dibelit kemiskinan , Zainal harus tinggal di bekas fasilitas Mandi Cuci dan Kakus (MCK) umum. Kondisi ini dirasakan kakek yang kini berusia 85 tahun tersebut, hampir selama dua tahun terakhir.
Baca juga: Gus Baha: Kalau Masih Miskin Berbahagialah!
Bahkan, warga Jalan Taman Sukajadi RT 3 RW 3 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih tersebut, harus hidup menderita dengan kondisi lumpuh dan tinggal sendiri dibekas WC umum warga.
Menurut Ketua RT 3, Muhammadiyah, Zainal merupakan seorang marbot di salah satu masjid yang ada di kawasan Perumnas Gunung Ibul. "Zainal mengalami kelumpuhan , setelah terjatuh saat bertugas membersihkan masjid," tuturnya.
Baca juga: Sembunyi di Sarang Buaya Buas, Pencuri di Balikpapan Ini Akhirnya Menyerah
Merasa rumah sang anak kecil dan tak mau meropatkan, Zainal lalu memutuskan tinggal dibekas WC umum yang ada. Untuk makan dan minum, Zainal mendapatkan dari warga yang secara swadaya memberikan bantuan seadanya.
Baca juga: Musim Kemarau Tiba, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjang Ogan Ilir
Bantuan makanan dan pemeriksaan kesehatan, juga diberikan oleh warga, serta tenaga kesehatan dari Puskemas Sukadji. Zainal berharap, dapat ditempatkan ke panti jompo yang ada di Kota Palembang.
Baca juga: Gus Baha: Kalau Masih Miskin Berbahagialah!
Bahkan, warga Jalan Taman Sukajadi RT 3 RW 3 Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur, Kota Prabumulih tersebut, harus hidup menderita dengan kondisi lumpuh dan tinggal sendiri dibekas WC umum warga.
Menurut Ketua RT 3, Muhammadiyah, Zainal merupakan seorang marbot di salah satu masjid yang ada di kawasan Perumnas Gunung Ibul. "Zainal mengalami kelumpuhan , setelah terjatuh saat bertugas membersihkan masjid," tuturnya.
Baca juga: Sembunyi di Sarang Buaya Buas, Pencuri di Balikpapan Ini Akhirnya Menyerah
Merasa rumah sang anak kecil dan tak mau meropatkan, Zainal lalu memutuskan tinggal dibekas WC umum yang ada. Untuk makan dan minum, Zainal mendapatkan dari warga yang secara swadaya memberikan bantuan seadanya.
Baca juga: Musim Kemarau Tiba, Kebakaran Lahan Gambut Mulai Terjang Ogan Ilir
Bantuan makanan dan pemeriksaan kesehatan, juga diberikan oleh warga, serta tenaga kesehatan dari Puskemas Sukadji. Zainal berharap, dapat ditempatkan ke panti jompo yang ada di Kota Palembang.
(eyt)
Lihat Juga :