Tangis Pecah di Tarakan, Hamil 5 Bulan Nakes Gugur Saat Tunaikan Tugas Tangani COVID-19
Sabtu, 24 Juli 2021 - 19:33 WIB
loading...
Penghormatan terakhir diberikan kepada Marisi Edenta Sinaga yang gugur saat menjalankan tugas penanganan COVID-19. Foto/iNews TV/Usman Coddang
A
A
A
TARAKAN - Tangis haru pecah di halaman RSUD Tarakan, saat penghormatan terakhir diberikan kepada almarhuamh Marisi Edenta Sinaga. Tenaga kesehatan (Nakes) yang bertugas sebagai tenaga analisis kesehatan laboratorium tersebut, gugur akibat terpapar COVID-19 .
Baca juga: Picu Kerumunan di Pasar Inpres, Selebgram Aceh dan Pemilik Wulan Kokula Jadi Tersangka
Sehari-hari almarhumah bertugas memeriksa sampel COVID-19 di laboratorium. Selama sepekan ini, almarhumah yang kondisinya sedang hamil lima bulan tersebut, menjalani perawatan intensif karena kondisi kesehatannya menurun.
Lantunan doa dan tangis mengiringi pelepasan jenazah yang dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Tarakan, Franky Sientoro. Selain itu hadir juga perwakilan keluarga dan kerabat.
Baca juga: Tangis Pecah di Tol Cipali, Polantas Polres Majalengka Selamatkan Ibu Melahirkan di Bus
Hingga kini, ada sebanyak 16 nakes di RSUD Tarakan, yang juga terpapar COVID-19 saat menjalankan tugas. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RSUD Tarakan mencapai sebanyak 87 orang.
Baca juga: Picu Kerumunan di Pasar Inpres, Selebgram Aceh dan Pemilik Wulan Kokula Jadi Tersangka
Sehari-hari almarhumah bertugas memeriksa sampel COVID-19 di laboratorium. Selama sepekan ini, almarhumah yang kondisinya sedang hamil lima bulan tersebut, menjalani perawatan intensif karena kondisi kesehatannya menurun.
Lantunan doa dan tangis mengiringi pelepasan jenazah yang dipimpin langsung Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama RSUD Tarakan, Franky Sientoro. Selain itu hadir juga perwakilan keluarga dan kerabat.
Baca juga: Tangis Pecah di Tol Cipali, Polantas Polres Majalengka Selamatkan Ibu Melahirkan di Bus
Hingga kini, ada sebanyak 16 nakes di RSUD Tarakan, yang juga terpapar COVID-19 saat menjalankan tugas. Sebagian besar menjalani isolasi mandiri. Sedangkan pasien COVID-19 yang menjalani perawatan di RSUD Tarakan mencapai sebanyak 87 orang.
(eyt)
Lihat Juga :