Nyalakan Tanda Bahaya, COVID-19 Terus Menggila Seluruh Jabar Terapkan PPKM Level 4
Kamis, 22 Juli 2021 - 23:08 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Daud, keputusan diambil guna mencegah peningkatan angka kasus positif COVID-19 , menekan angka keterisian rumah sakit (BOR), dan menurunkan angka kematian. "Karena sebagian besar masih di level 3 dan 4, maka treatment kewaspadaannya harus di level 4 atau yang paling tinggi," tegasnya.
Beberapa poin penting yang harus dijalankan di tingkat kewaspadaan level 4 antara lain aktivitas sektor non-esensial dan kritikal ditutup 100 persen dan pembatasan aktivitas esensial kritikal. "Seperti pada PPKM Darurat, yang esensial dan kritikal dibatasi 50 persen, sedangkan yang non esensial non-kritikal 100 persen ditutup," jelas Daud.
Baca juga: TPU Khusus COVID-19 di Bandung Barat Sepi Peminat, Baru Diisi 34 Jenazah
Surat edaran Gubernur Jabar juga menguatkan pelacakan kasus COVID-19 , di antaranya dengan menetapkan jumlah minimal tes harian kabupaten/kota berdasarkan positivity rate mingguan.
Menurut Daud, target tes harian COVID-19 paling sedikit dibebankan kepada Kota Banjar sebanyak 404 orang/hari dan paling banyak Kabupaten Bogor sebanyak 13.003 orang pertama hari.
Adapun target harian di daerah aglomerasi Bandung Raya meliputi Kota Bandung 5.520 orang/hari, Kabupaten Bandung 8.807 orang, Kabupaten Bandung Barat 3.622 orang, dan Kota Cimahi 1.302 orang per hari.
Baca juga: Unggah Gambar Kerumunan di Gantangan, Pemuda Gresik Bonyok Dihajar Pecinta Burung
Beberapa poin penting yang harus dijalankan di tingkat kewaspadaan level 4 antara lain aktivitas sektor non-esensial dan kritikal ditutup 100 persen dan pembatasan aktivitas esensial kritikal. "Seperti pada PPKM Darurat, yang esensial dan kritikal dibatasi 50 persen, sedangkan yang non esensial non-kritikal 100 persen ditutup," jelas Daud.
Baca juga: TPU Khusus COVID-19 di Bandung Barat Sepi Peminat, Baru Diisi 34 Jenazah
Surat edaran Gubernur Jabar juga menguatkan pelacakan kasus COVID-19 , di antaranya dengan menetapkan jumlah minimal tes harian kabupaten/kota berdasarkan positivity rate mingguan.
Menurut Daud, target tes harian COVID-19 paling sedikit dibebankan kepada Kota Banjar sebanyak 404 orang/hari dan paling banyak Kabupaten Bogor sebanyak 13.003 orang pertama hari.
Adapun target harian di daerah aglomerasi Bandung Raya meliputi Kota Bandung 5.520 orang/hari, Kabupaten Bandung 8.807 orang, Kabupaten Bandung Barat 3.622 orang, dan Kota Cimahi 1.302 orang per hari.
Baca juga: Unggah Gambar Kerumunan di Gantangan, Pemuda Gresik Bonyok Dihajar Pecinta Burung
Lihat Juga :