Ribuan Pelaku Pariwisata di Kabupaten Semarang Dapatkan Vaksin COVID-19
Kamis, 22 Juli 2021 - 14:25 WIB
loading...
Salah seorang karyawan Kampoeng Kopi Banaran saat menjalani vaksinasi COVID-19, Kamis (22/7/2021). Foto/Angga Rosa
A
A
A
SEMARANG - Kampoeng Kopi Banaran bekerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara IX, PHRI dan Kodam IV Diponegoro menggelar vaksinasi COVID-19 massal, Kamis (22/7/2021). Adapun sasarannya adalah pelaku pariwisata beserta keluarganya dan warga sekitar destinasi wisata di Bawen, Kabupaten Semarang itu.
Genaeral Manager Kampoeng Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 vaksin dosis pertama. Vaksinasi dilaksanakan pada 22-23 Juli 2021. Baca juga: Gubernur Khofifah Ingatkan Masyarakat Abaikan Hoaks Vaksin COVID-19
"Hari ini vaksinasi diperuntukan bagi pelaku pariwisata di Kabupaten Semarang. Kemudian hari berikutnya keluarga pelaku pariwisata dan warga sekitar Kampoeng Kopi Banaran di Bawen dan sekitarnya," katanya.
Dia berharap, setelah para pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan PPKM darurat sudah dicabut, mereka bisa langsung bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Kami berharap, pada 26 Juli 2021 sektor pariwisata sudah dapat beroperasional secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Sehingga kita bisa melayani masyarakat yang hendak berwisata," ucapnya.
Genaeral Manager Kampoeng Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 vaksin dosis pertama. Vaksinasi dilaksanakan pada 22-23 Juli 2021. Baca juga: Gubernur Khofifah Ingatkan Masyarakat Abaikan Hoaks Vaksin COVID-19
"Hari ini vaksinasi diperuntukan bagi pelaku pariwisata di Kabupaten Semarang. Kemudian hari berikutnya keluarga pelaku pariwisata dan warga sekitar Kampoeng Kopi Banaran di Bawen dan sekitarnya," katanya.
Dia berharap, setelah para pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan PPKM darurat sudah dicabut, mereka bisa langsung bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
"Kami berharap, pada 26 Juli 2021 sektor pariwisata sudah dapat beroperasional secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Sehingga kita bisa melayani masyarakat yang hendak berwisata," ucapnya.
Lihat Juga :