Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Ribuan Pelaku Pariwisata di Kabupaten Semarang Dapatkan Vaksin COVID-19

loading...
Ribuan Pelaku Pariwisata di Kabupaten Semarang Dapatkan Vaksin COVID-19
Salah seorang karyawan Kampoeng Kopi Banaran saat menjalani vaksinasi COVID-19, Kamis (22/7/2021). Foto/Angga Rosa
SEMARANG - Kampoeng Kopi Banaran bekerjasama dengan PT Perkebunan Nusantara IX, PHRI dan Kodam IV Diponegoro menggelar vaksinasi COVID-19 massal, Kamis (22/7/2021). Adapun sasarannya adalah pelaku pariwisata beserta keluarganya dan warga sekitar destinasi wisata di Bawen, Kabupaten Semarang itu.

Genaeral Manager Kampoeng Kopi Banaran Frina Bonita mengatakan, pihaknya menyiapkan sebanyak 2.000 vaksin dosis pertama. Vaksinasi dilaksanakan pada 22-23 Juli 2021. Baca juga: Gubernur Khofifah Ingatkan Masyarakat Abaikan Hoaks Vaksin COVID-19

"Hari ini vaksinasi diperuntukan bagi pelaku pariwisata di Kabupaten Semarang. Kemudian hari berikutnya keluarga pelaku pariwisata dan warga sekitar Kampoeng Kopi Banaran di Bawen dan sekitarnya," katanya.

Dia berharap, setelah para pelaku pariwisata mendapatkan vaksinasi COVID-19 dan PPKM darurat sudah dicabut, mereka bisa langsung bekerja dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kami berharap, pada 26 Juli 2021 sektor pariwisata sudah dapat beroperasional secara normal dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 secara ketat. Sehingga kita bisa melayani masyarakat yang hendak berwisata," ucapnya.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Dewi Pramuningsih mengapresiasi Kampoeng Kopi Banaran yang telah memfasilitasi pelaku pariwisata dalam mendapatkan vaksinasi COVID-19. Ini merupakan salah satu upaya yang dilakukan untuk menangani pandemi COVID-19.



"Di Kabupaten Semarang ada sekitar 4.000 orang pelaku pariwisata. Sebagian mendapatkan vaksin hari ini dan yang belum diharapkan bisa segera mendapatkan vaksin sehingga setelah PPKM darurat selesai, pariwisata di Kabupaten Semarang sudah siap menerima kunjungan wisatawan," katanya.

Dia menyatakan, vaksinasi bagi pelaku pariwisata ini, juga bagian dari upaya menggeliatkan usaha pariwisata di Kabupaten. "Jika semua pelaku pariwisata sudah mendapatkan vaksin, maka para wisatawan dapat berkunjung dengan aman dan nyaman," ujarnya. Baca juga: Ratusan Orang Antusias Ikuti Vaksinasi yang Digelar MNC Group dan Kodam V Brawijaya

Menurutnya, dari 4.000 orang pelaku pariwisata, 25 persen diantaranya sudah mendapatkan vaksin COVID-19. "Kami terus mengupayakan vaksinasi untuk mereka (pelaku pariwisata) yang belum divaksin," ucapnya.
(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top