BLT Dana Desa Sungai Keruh Musi Banyuasin Disalurkan lewat Nomor Rekening
Rabu, 27 Mei 2020 - 19:30 WIB
loading...
A
A
A
H Richard Cahyadi, AP.,M.Si Kepala Dinas Pemberdayaan Desa (DPMD) menyebut rencana BLT Dana Desa yang akan disalurkan dengan cara cashless sesuai harapan banyak pihak. Metode ini dapat memberdayakan Brilink atau Bumdes yang sudah bekerjasama dengan BRI.
“Selain itu, metode ini juga bisa mengurangi asumsi-asumsi negatif, terhadap penyaluran bantuan yang dilakukan pemerintah desa dengan system tunai dalam Kabupaten Musi Banyuasin. Kita juga berharap pihak bank dapat turun langsung dalam pembuatan rekening karena daftar penerima sudah ada tinggal pembuatan buku tabungan dan ATM yang harus dilakukan.” Paparnya.
Arianto, Kades Gajah Mati, antusias menyanbut rencana ini. “Lebih mudah, dan lebih aman kami tentu saja sangat mendukung," katanya.
Terkait sistem transaksi keuangan non tunai, Dodi Reza Alex Noerdin sudah memulainya pada awal 2019. Langkahnya ini bahkan diapresiasi oleh Bank Indonesia.
Dodi mengatakan, salah satu penerapan elektronifikasi transaksi keuangan merupakan pogram prioritas Pemkab Muba. Lewat cara ini Muba bisa mewujudkan transparansi di semua transaksi pembayaran, yang ujungnya Less Cash Society.
“Kami sebetulnya tanpa dijadikan pilot projet arahnya memang seperti itu, kalau bicara manajemen keuangan, Pemkab Muba sudah menerapkan tata kelola keuangan sebagai pondasi kita dalam melaksanakan kegiatan. Selalu menjaga agar tata kelola keuangan pemerintah yang transparan dan terjaga dengan baik, “bebernya.
Mengenai rencana cashless penyaluran BLT ini, Dodi menjelaskan metode non tunai menghindari pemotongan atau pungli oleh oknum.
“Selain itu, metode ini juga bisa mengurangi asumsi-asumsi negatif, terhadap penyaluran bantuan yang dilakukan pemerintah desa dengan system tunai dalam Kabupaten Musi Banyuasin. Kita juga berharap pihak bank dapat turun langsung dalam pembuatan rekening karena daftar penerima sudah ada tinggal pembuatan buku tabungan dan ATM yang harus dilakukan.” Paparnya.
Arianto, Kades Gajah Mati, antusias menyanbut rencana ini. “Lebih mudah, dan lebih aman kami tentu saja sangat mendukung," katanya.
Terkait sistem transaksi keuangan non tunai, Dodi Reza Alex Noerdin sudah memulainya pada awal 2019. Langkahnya ini bahkan diapresiasi oleh Bank Indonesia.
Dodi mengatakan, salah satu penerapan elektronifikasi transaksi keuangan merupakan pogram prioritas Pemkab Muba. Lewat cara ini Muba bisa mewujudkan transparansi di semua transaksi pembayaran, yang ujungnya Less Cash Society.
“Kami sebetulnya tanpa dijadikan pilot projet arahnya memang seperti itu, kalau bicara manajemen keuangan, Pemkab Muba sudah menerapkan tata kelola keuangan sebagai pondasi kita dalam melaksanakan kegiatan. Selalu menjaga agar tata kelola keuangan pemerintah yang transparan dan terjaga dengan baik, “bebernya.
Mengenai rencana cashless penyaluran BLT ini, Dodi menjelaskan metode non tunai menghindari pemotongan atau pungli oleh oknum.
Lihat Juga :