Gerebek Lokasi PETI, Pelaku Kocar-kacir Kabur ke Dalam Kebun
Jum'at, 16 Juli 2021 - 06:30 WIB
loading...
Polisi saat menggerebek lokasi penambangan emas ilegal di Danau Tanduk, Jambi. Foto: MPI/Budi Utomo
A
A
A
JAMBI - Para pelaku sontak kaget dan kocar-kacur dan kabur ke kebun meninggalkan lokasi Penambang Emas Tampa Izin (PETI) atau Rakit Dompeng yang berlokasi Danau Tanduk, Dusun Baru, Desa Mangun Jayo, Kecamatan Tebo Tengah, Kabupaten Tebo , Kamis (5/7/2021).
Penertiban aktifitas terlarang ini dipimpin langsung Kapolsek Tebo Tengah Iptu Dedi Tanto Manurung. Bahkan saat tiba di lokasi tidak satu pun, pekerja berada di TKP, diduga sudah mengetahui lokasi tersebut dirazia dan langsung melarikan diri.
Baca juga: Magelang Gempar, Mobil Pengangkut BBM Mendadak Terbakar, 3 Toko Ikut Ludes
“Meraka sudah pintar, mengetahui gerak kita dan langsung melarikan diri sebelum kita sampai ke lokasi, terlebih tadi sewaktu memasuki perkampungan ada salah satu ibu-ibu berlari kencang ke lokasi memberitahu pekerja ada polisi datang,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek menyebutkan, meski tidak berhasil mengamankan pekerja, namun tiga mesin rakit dompeng diamankan dengan cara dibongkar untuk dijadikan barang bukti. Dia juga mengakui anggota belum mengetahui siapa pemilik dari mesin dompeng tersebut, dan memasang police line dia rea tersebut.
Baca juga: Demi Presiden, Fauzal Rela ‘Macan Sumatera’ Kesayangannya Dikurbankan
" Kita tegaskan akan menindak tegas pelaku PETI di wilayah hukum kita. Maka diminta masyarakat untuk mencari pekerjaan lain dan tidak melakukan aktivitas terlarang seperti aktivitas PETI," tegasnya.
Penertiban aktifitas terlarang ini dipimpin langsung Kapolsek Tebo Tengah Iptu Dedi Tanto Manurung. Bahkan saat tiba di lokasi tidak satu pun, pekerja berada di TKP, diduga sudah mengetahui lokasi tersebut dirazia dan langsung melarikan diri.
Baca juga: Magelang Gempar, Mobil Pengangkut BBM Mendadak Terbakar, 3 Toko Ikut Ludes
“Meraka sudah pintar, mengetahui gerak kita dan langsung melarikan diri sebelum kita sampai ke lokasi, terlebih tadi sewaktu memasuki perkampungan ada salah satu ibu-ibu berlari kencang ke lokasi memberitahu pekerja ada polisi datang,” ungkap Kapolsek.
Kapolsek menyebutkan, meski tidak berhasil mengamankan pekerja, namun tiga mesin rakit dompeng diamankan dengan cara dibongkar untuk dijadikan barang bukti. Dia juga mengakui anggota belum mengetahui siapa pemilik dari mesin dompeng tersebut, dan memasang police line dia rea tersebut.
Baca juga: Demi Presiden, Fauzal Rela ‘Macan Sumatera’ Kesayangannya Dikurbankan
" Kita tegaskan akan menindak tegas pelaku PETI di wilayah hukum kita. Maka diminta masyarakat untuk mencari pekerjaan lain dan tidak melakukan aktivitas terlarang seperti aktivitas PETI," tegasnya.
Lihat Juga :