Gawat, Hanya 2 Hari Ratusan Warga Blitar Terpapar COVID-19, 15 Meninggal Dunia

Kamis, 15 Juli 2021 - 19:49 WIB
loading...
Gawat, Hanya 2 Hari Ratusan Warga Blitar Terpapar COVID-19, 15 Meninggal Dunia
Hanya dalam waktu dua hari (14-15 Juli), kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar melonjak 247 kasus. Begitu juga angka kematian. Dalam. Foto ilustrasi SINDOnews
A A A
BLITAR - Hanya dalam waktu dua hari (14-15 Juli), kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar melonjak 247 kasus. Begitu juga angka kematian. Dalam dua hari (14-15 Juli) juga meningkat menjadi 15 kasus. Menurut Plt Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Eko Wahyudi, karena ada perubahan sistem laporan, klaster penularan belum bisa dirilis.

"Ada perubahan sistem laporan," ujar Eko Wahyudi dalam keterangan rilisnya Kamis (15/7/2021). Dalam dua hari terakhir ini, kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar naik pesat. Pada 14 Juli terdapat tambahan 127 kasus dan 8 kasus meninggal dunia. Kemudian pada Kamis ini (15/7), kasus positif kembali bertambah 120 kasus. Baca juga:
Menkes Tegur Keras Soal Mesin PCR Rp2,7 M, DPRD Blitar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Data kematian juga terdapat tambahan 7 kasus. Mereka yang meninggal dunia adalah warga Kecamatan Nglegok, Srengat, Talun, Selopuro, Kanigoro, Doko dan Ganusari. "Pasien konfirm yang meninggal karena Covid hari ini 7 orang," kata Eko. Hingga 15 Juli 2021, jumlah warga Kabupaten Blitar yang meninggal dunia akibat COVID-19 (akumulatif) mencapai 877 orang.

Sementara jumlah kasus positif secara akumulatif mencapai 6.999 kasus. Sebanyak 5.583 orang diantaranya sembuh. Hingga saat ini 383 pasien diantaranya menjalani perawatan di rumah sakit, 48 diisolasi di gedung isolasi, dan 108 orang menjalani isolasi mandiri. Eko juga mengatakan, stok vaksin yang ada di fasilitas kesehatan juga menipis. Baca juga: Menkes Persoalakan Pembelian Mesin PCR Rp2,7 M, Wabup Blitar Ngadu ke Kejagung

Informasi yang disampaikan Provinsi Jatim, dalam waktu dekat Kabupaten Blitar akan kembali mendapat bantuan pasokan vaksin sinovac. Hanya saja berapa jumlah yang diterima belum diketahui. "Informasi provinsi dalam pekan ini akan ada lagi bantuan vaksin," pungkas Eko.
(don)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1043 seconds (10.177#12.26)