Selundupkan Ponsel ke Lapas Mojokerto, Ibu Muda Ditangkap
Rabu, 14 Juli 2021 - 18:03 WIB
loading...
A
A
A
Ternyata dalam makanan roti serta nasi bungkus, petugas mememukan dua unit gawai, satu charger, satu headshet, dan tiga kartu perdana. Petugas pun langsung mengamankan DRJ. Ia kemudian dibawa petugas ke ruang pemeriksaan guna dipenyelidikan lebih lanjut.
Berdasarkan pengakuan DRJ, ia nekat menyelundupkan ponsel itu atas perintah sang suami. SY yang sudah mendekam di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto lantaran kasus penggelapan, memaksa DRJ untuk menyelundupkan gawai ke dalam Lapas. Caranya dengan memasukan ke dalam makanan.
"Sanksinya pengunjung tidak boleh berkunjung selama tiga bulan. Untuk WBP yang dikunjungi (SY) akan dimasukan ke sel isolasi selama enam hari. Tapi bisa juga diperpanjang enam hari lagi. Sementara barang buktinya kita sita untuk nantinya dimusnahkan," imbuhnya.
Baca juga: Ringankan Beban Hidup saat PPKM Darurat, Gubernur Khofifah Gratiskan Biaya Sewa 4 Rusunawa
Dedy sendiri menyatakan, pihaknya akan menindak tegas semua cara atau perbuatan dari pihak manapun yang berupaya memasukan barang- barang terlarang ke dalam Lapas. Seperti ponsel, senjata tajam bahkan narkoba. Sebab bukan tidak mungkin upaya serupa akan terus terjadi.
Berdasarkan pengakuan DRJ, ia nekat menyelundupkan ponsel itu atas perintah sang suami. SY yang sudah mendekam di dalam Lapas Klas IIB Mojokerto lantaran kasus penggelapan, memaksa DRJ untuk menyelundupkan gawai ke dalam Lapas. Caranya dengan memasukan ke dalam makanan.
"Sanksinya pengunjung tidak boleh berkunjung selama tiga bulan. Untuk WBP yang dikunjungi (SY) akan dimasukan ke sel isolasi selama enam hari. Tapi bisa juga diperpanjang enam hari lagi. Sementara barang buktinya kita sita untuk nantinya dimusnahkan," imbuhnya.
Baca juga: Ringankan Beban Hidup saat PPKM Darurat, Gubernur Khofifah Gratiskan Biaya Sewa 4 Rusunawa
Dedy sendiri menyatakan, pihaknya akan menindak tegas semua cara atau perbuatan dari pihak manapun yang berupaya memasukan barang- barang terlarang ke dalam Lapas. Seperti ponsel, senjata tajam bahkan narkoba. Sebab bukan tidak mungkin upaya serupa akan terus terjadi.
Lihat Juga :