Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

RS di Gunungkidul Penuh, Sembilan Pasien Positif COVID-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri

loading...
RS di Gunungkidul Penuh, Sembilan Pasien Positif COVID-19 Meninggal Saat Isolasi Mandiri
Sebanyak sembilan orang positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di Kabupaten Gunungkidul, meninggal dunia. Foto/Ilustrasi
GUNUNGKIDUL - Penuhnya kondisi rumah sakit oleh pasien COVID-19 di Kabupaten Gunungkidul, membuat banyak pasien COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Sebanyak sembilan orang positif COVID-19 yang menjalani isolasi mandiri, meninggal dunia.

Baca juga: Gagal Terbang Gara-gara Belum Vaksin COVID-19, Penumpang Pesawat Ngamuk

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Gunungkidul, Dewi Irawaty mengatakan, dalam dua hari ini diakuinya ada sembilan pasien positif COVID-19 yang meninggal dunia. Sebanyak lima orang meninggal pada Senin (12/7/2021), dan empat orang meninggal pada Selasa (13/7/2021).





"Memang kami akui semua rumah sakit saat ini kondisinya penuh. Bahkan ruang IGD juga digunakan perawatan pasien COVID-19 . Jadi ya terpaksa ada yang harus isolasi mandiri di rumah," terangnya, Selasa (13/7/2021).

Baca juga: Tangis Pecah di Polres Tasikmalaya, Anak 12 Tahun Peserta Demo Brutal Cium Kaki Ibunya

Dijelaskannya, meskipun sembilan warga positif COVID-19 meninggal dunia saat isolasi mandiri, dirinya enggan merinci penyebab lebih jauh. "Untuk antisipasi ke depan, Pak Bupati sudah meninjau kemungkinan penggunaan Wisma Wanagama, untuk shelter isolasi," ulasnya.

Baca juga: Palembang Gempar, Tengkorak Kepala Manusia Ditemukan Telah Menghitam di Bawah Jembatan

Sementara Direktur RSUD Wonosari, Heru Sulistyowati mengatakan, sampai saat ini semua ruang perawatan COVID-19 di rumah sakit yang dipimpinnya telah penuh. Bahkan untuk Instalasi Gawat Darurat (IGD) saat ini merawat 17 pasien COVID-19 . "Kami tidak bisa berbuat banyak, mudah-mudahan segera landai," ucapnya.
(eyt)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top