Pasien COVID-19 Terus Melonjak, 126 Relawan Surabaya Memanggil Jadi Sopir Ambulance
Senin, 12 Juli 2021 - 16:14 WIB
loading...
Wali kota Surabaya, Eri Cahyadi saat memberikan arahab kepada Relawan Surabaya Memanggil yang akan menjadi sopir ambulance untuk membantu penanganan COVID-19 di Surabaya. Foto: SINDONews/Aan Haryono
A
A
A
SURABAYA - Lonjakan penularan COVID-19 terus terjadi di Kota Pahlawan . Pelayanan antar jenazah serta pasien yang dirujuk ke rumah sakit sudah overload. Kondisi itu membuat penanganan COVID-19 di Surabaya begitu berat.
Untuk memberikan solusi, relawan dari Surabaya Memanggil kini ditugaskan menjadi sopir ambulance untuk mendukung mobilitas layanan serta penanganan COVID-19. Sebanyak 126 relawan Surabaya memanggil akan disebar di berbagai titik untuk menjadi sopir ambulance bagi warga Surabaya.
Baca juga: RS Darurat Lapangan Tembak Beroperasi, Malam Ini Bisa Tampung 180 Pasien
Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menuturkan, para relawan itu nantinya akan menjadi sopir ambulance untuk meningkatkan sisi kuratif dan kedaruratan medis yang terjadi di Surabaya. “Biar warga terlayani dengan cepat dan tidak perlu mengantre lagi,” kata Irvan, Senin (12/7/2021).
Dia melanjutkan, ambulance sendiri juga ada penambahan dari Dinas Kesehatan (Sinkes) di masing-masing wilayah. Ada juga penambahan dari sektor swasta dan tambahan lainnya dari Dinas Sosial.
Untuk memberikan solusi, relawan dari Surabaya Memanggil kini ditugaskan menjadi sopir ambulance untuk mendukung mobilitas layanan serta penanganan COVID-19. Sebanyak 126 relawan Surabaya memanggil akan disebar di berbagai titik untuk menjadi sopir ambulance bagi warga Surabaya.
Baca juga: RS Darurat Lapangan Tembak Beroperasi, Malam Ini Bisa Tampung 180 Pasien
Wakil Sekretaris Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kota Surabaya Irvan Widyanto menuturkan, para relawan itu nantinya akan menjadi sopir ambulance untuk meningkatkan sisi kuratif dan kedaruratan medis yang terjadi di Surabaya. “Biar warga terlayani dengan cepat dan tidak perlu mengantre lagi,” kata Irvan, Senin (12/7/2021).
Dia melanjutkan, ambulance sendiri juga ada penambahan dari Dinas Kesehatan (Sinkes) di masing-masing wilayah. Ada juga penambahan dari sektor swasta dan tambahan lainnya dari Dinas Sosial.
Lihat Juga :