Tagihan Vendor Program Wisata Covid-19 Siap Dibayar Usai Verifikasi

Sabtu, 10 Juli 2021 - 20:03 WIB
loading...
Tagihan Vendor Program...
Ruangan salah satu hotel yang dijadikan lokasi isolasi mandiri. Foto: SINDOnews/Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sulsel, Muhammad Rasyid menegaskan, pembayaran tagihan katering dan hotel program wisata Covid-19 masih sementara berproses. Meski telah dilakukan pemeriksaan di Inspektorat, sebelum pencairan harus verifikasi pada BKAD.

"Iya, ini sementara verifikasi di bidang perbendaharaan (BKAD). Dananya telah siap untuk dibayarkan, namun tunggu hasil verifikasinya. Mudah-mudahan minggu depan sudah diselesaikan," ungkapnya seperti dalam siaran pers yang diterima SINDOnews, Sabtu (10/7).

Baca juga:Jelang Pelaksanaan PPKM Mikro, Pemkab Gowa Lakukan Sosialisasi

Sementara itu, Kabid Perbendaharaan BKAD Sulsel, Salehuddin menyampaikan, tagihan pembayaran hotel, katering dan transport petugas program wisata Covid-19 diperkirakan sekitar Rp12 miliar.

Ia menegaskan, isu bahwa keterlambatan pembayaran tagihan katering dan hotel itu atas perintah dari Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman tidak benar.

"Tidak benar. Jadi tidak perlu ada persetujuan pimpinan (Plt Gubernur) lagi, karena anggaran penanganan Covid-19 sudah disetujui oleh Plt Gubernur pada APBD, jadi jika pencairan tidak perlu lagi persetujuan pimpinan. Yang penting sudah pemeriksaan di Inspektorat dan kami sementara verifikasi. Jika sudah, itu bisa dicairkan," tegasnya.

Sementara itu, Plt Inspektorat Sulsel, Sulkaf S Latief menerangkan, sebelum tahapan pembayaran tagihan katering dan hotel pada program wisata Covid-19 , dilakukan pemeriksaan dengan tiga tahapan. Itu karena tagihan untuk penanganan Covid-19 cukup besar.

Baca juga:Pengangkatan Jajaran Direksi Perusda Maros Disoroti

"Saya itu bekerja berdasarkan perintah dan aturan. Jadi setelah saya masuk bulan tiga, kan ada pembayaran Covid-19 yang begitu melonjak besar. Pas saya masuk (Plt Inspektorat) ada perintah lihat dulu ini baru bayar. Dahulu direview saja, namanya pertimbangan namun tidak mengikat," kata Sulkaf Latief, kemarin.

Atas lonjakan tagihan untuk katering dan hotel, Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman menginstruksikan agar sebelum dibayarkan perlu dilakukan pemeriksaan oleh Inspektorat.

"Beliau minta keyakinan yang lebih dari review, maka kami berikan pemeriksaan. Maka saya lakukan pemeriksaan tiga tahap, karena nilainya begitu banyaknya, maka Inspektorat harus verifikasi ulang," katanya.

Meski telah melengkapi tagihan administrasi, perlu dilakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi hingga dilakukan random sampling, serta pemeriksaan lainnya. Pihaknya pun telah melakukan pemeriksaan, dan telah diserahkan untuk ditindaklanjuti oleh BKAD Sulsel.

Baca juga:Tokoh Agama di Parepare Diminta Turut Kampanyekan Prokes

Sebelumnya, pada Jumat 9 Juli kemarin, sejumlah vendor katering dan hotel pada program wisata Covid-19 mendatangi kantor Gubernur Sulsel. Mereka datang untuk memperjelas pembayaran yang tak kunjung ia terima.

Namun, di saat bersamaan Plt Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman sedang menijau lokasi terdampak banjir di Jeneponto, Bantaeng, dan Bulukumba.
(luq)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemprov Sulsel: Pengalaman...
Pemprov Sulsel: Pengalaman Luas di Birokrasi Jadi Modal Berharga Abdul Hayat Gani Nakhodai DPW Perindo
MDA-Polda Sulsel Kerja...
MDA-Polda Sulsel Kerja Sama Perkuat Pengamanan dan Penegakan Hukum
Sulsel - Papua Barat...
Sulsel - Papua Barat Daya Sepakati Kerja Sama Pembangunan, Industri, dan Perdagangan
Ikut Mudik Gratis, Ratusan...
Ikut Mudik Gratis, Ratusan Warga Sulsel Dapat Paket Sembako
Waspada! Nama Pj Gubernur...
Waspada! Nama Pj Gubernur Sulsel Dicatut Bantuan Hibah Masjid
Jelang Pemilu 2024,...
Jelang Pemilu 2024, Dzikir dan Doa Kebangsaan Digelar di Sulsel
Enam Tahun Beroperasi,...
Enam Tahun Beroperasi, Hotel Bintang Tiga Aset Pemprov Sulsel Kini Dikelola Swasta
Apdesi Dukung Program...
Apdesi Dukung Program Budidaya Pisang Pemprov Sulsel
Usai Temui Pimpinan...
Usai Temui Pimpinan Aliran Bak Kesucian, MUI Sulsel Siap Lakukan Pembinaan
Rekomendasi
PKS Sebut Sinergi Pemerintah,...
PKS Sebut Sinergi Pemerintah, Dunia Usaha, hingga Masyarakat Kunci Jaga Stabilitas
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Ketum All Cipayung Nusantara...
Ketum All Cipayung Nusantara Berharap Sidang Kasus Ijazah Jokowi Digelar Terbuka
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
18 Kolonel AD Pecah...
18 Kolonel AD Pecah Bintang usai Promosi Jabatan di Februari 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved