Ini Jawaban Bupati Jayapura Atas Laporan Banggar DPRD Kabupaten Jayapura
Rabu, 07 Juli 2021 - 15:13 WIB
loading...
Bupati Jayapura Mathius Awoitauw
A
A
A
SENTANI - DPRD Kabupaten Jayapura menggelar Rapat Paripurna III Masa Sidang II tentang Jawaban Bupati Jayapura Mathius Awoitauw atas Laporan Badan Anggaran (Banggar) DPRD terkait hasil evaluasi dan analisis serta rekomendasi terhadap LKPD dan Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Jayapura tahun anggaran 2020, di Ruang Rapat Paripurna, Kantor DPRD Kabupaten Jayapura, Sentani, Selasa (6/7/2021).
Bupati dalam jawabannya mengatakan bahwa terkait aturan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 telah dituangkan dalam materi Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.
"Pemkab menerima rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD terkait anggaran defisit dengan melihat beberapa variabel sebagai bahan pertimbangan," kata Bupati Mathius.
Sementara itu, kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang melakukan pinjaman daerah kepada PT Bank Papua dimaksudkan untuk menutupi defisit anggaran akibat dari beberapa kegiatan prioritas yang harus direalisasikan.
Sedangkan surplus sebesar Rp159.425.204.199 berasal dari dana hibah pusat diperuntukkan bagi penanganan pascabencana banjir bandang yang sampai akhir tahun baru terealisasi sebesar 1,3 persen dan sisa kas BLUD RSUD Yowari yang sudah ada kegiatannya.
Bupati dalam jawabannya mengatakan bahwa terkait aturan Permendagri Nomor 33 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2020 telah dituangkan dalam materi Raperda tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2020.
"Pemkab menerima rekomendasi yang disampaikan oleh DPRD terkait anggaran defisit dengan melihat beberapa variabel sebagai bahan pertimbangan," kata Bupati Mathius.
Sementara itu, kebijakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang melakukan pinjaman daerah kepada PT Bank Papua dimaksudkan untuk menutupi defisit anggaran akibat dari beberapa kegiatan prioritas yang harus direalisasikan.
Sedangkan surplus sebesar Rp159.425.204.199 berasal dari dana hibah pusat diperuntukkan bagi penanganan pascabencana banjir bandang yang sampai akhir tahun baru terealisasi sebesar 1,3 persen dan sisa kas BLUD RSUD Yowari yang sudah ada kegiatannya.
Lihat Juga :