Gempar Muncul Klaster Pabrik Miras, 13 Warga Desa Pandanlandung Positif COVID-19
Minggu, 04 Juli 2021 - 22:44 WIB
loading...
A
A
A
Akses masuk desa dibatasi. Hanya dua pintu yang dibuka untuk masuk desa. Hal ini dilakukan untuk mencegah penularan COVID-19 yang lebih luas. "Untuk warga yang menjalani isolasi mandiri, Pemerintah Desa Pandanlandung, memberikan bantuan kebutuhan makanan sehari-hari. Bantuan logistik juga diberikan oleh pabrik," terangnya.
Baca juga: Usai Ramai Surat Laporan Oksigen Menipis, 63 Pasien COVID-19 RS Sardjito Meninggal Dunia
Sementara Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto yang menerima laporan terkait adanya klaster baru penularan COVID-19 tersebut, langsung mendatangi pabrik yang ada di Desa Pandanlandung, guna memastikan pelaksanaan pencegahan penularan COVID-19 .
"Ada insiatif dari perusahaan untuk swab pcr, sehingga diketahui ada karyawan yang positif COVID-19 . Mereka masuk sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk 13 orang yang isolasi mandiri akan diawasi oleh pemerintah desa. Sedangkan untuk perusahaan, kita tunggu analisanya seperti apa, kalau memang dimungkinkan harus ditutup sementara, ya akan ditutup sementara untuk menghindari penularan yang lebih luas," tegasnya.
Baca juga: Usai Ramai Surat Laporan Oksigen Menipis, 63 Pasien COVID-19 RS Sardjito Meninggal Dunia
Sementara Wakil Bupati Malang, Didik Gatot Subroto yang menerima laporan terkait adanya klaster baru penularan COVID-19 tersebut, langsung mendatangi pabrik yang ada di Desa Pandanlandung, guna memastikan pelaksanaan pencegahan penularan COVID-19 .
"Ada insiatif dari perusahaan untuk swab pcr, sehingga diketahui ada karyawan yang positif COVID-19 . Mereka masuk sebagai Orang Tanpa Gejala (OTG). Untuk 13 orang yang isolasi mandiri akan diawasi oleh pemerintah desa. Sedangkan untuk perusahaan, kita tunggu analisanya seperti apa, kalau memang dimungkinkan harus ditutup sementara, ya akan ditutup sementara untuk menghindari penularan yang lebih luas," tegasnya.
(eyt)
Lihat Juga :