Indonesia Dapat Bantuan Australia dan Jepang untuk Vaksin Kelompok Anak
Rabu, 30 Juni 2021 - 14:12 WIB
loading...
Pemerintah Indonesia mendapat bantuan dari Australia dan Jepang untuk vaksin kelompok anak. Foto: Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia mendapatkan bantuan vaksin dari Australia dan Jepang untuk memenuhi kebutuhan vaksinasi Covid-19 untuk kelompok anak usia 12-17 tahun.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah telah melakukan kerja sama multilateral dengan kedua negara tersebut.
"Ini kita upayakan terus dan tanpa membebani APBN. Karena kita sudah mendapatkan komunikasi multilateral dengan COVAX GAVI, dengan berbagai bantuan dari Australia dan Jepang," kata Dante dalam Rakornas KPAI secara virtual, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga: Studi: Usai Terima Vaksin Covid-19, 23 Tentara Muda Alami Peradangan Otot Jantung
Dante mengatakan, dengan bantuan multilateral ini, maka akan bisa mencukupi kebutuhan 58 juta suntikan untuk anak kelompok usia 12-17 tahun tanpa mengganggu vaksinasi program yang telah ditetapkan sebesar 181 juta.
"Sehingga kita bisa mencukupi kebutuhan 58 juta suntikan tersebut berdasarkan atas apa komunikasi multilateral yang kita lakukan tanpa mengganggu vaksinasi program yang sudah ditetapkan sebesar 181 juta," ucap Dante.
Dante mengatakan hari ini dikeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi untuk usia anak 12-17 tahun. "Jadi saya harapkan setelah ini, setelah ada petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi pada anak, vaksinasi pada anak sudah bisa kita lakukan," ucapnya.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah telah melakukan kerja sama multilateral dengan kedua negara tersebut.
"Ini kita upayakan terus dan tanpa membebani APBN. Karena kita sudah mendapatkan komunikasi multilateral dengan COVAX GAVI, dengan berbagai bantuan dari Australia dan Jepang," kata Dante dalam Rakornas KPAI secara virtual, Rabu (30/6/2021).
Baca Juga: Studi: Usai Terima Vaksin Covid-19, 23 Tentara Muda Alami Peradangan Otot Jantung
Dante mengatakan, dengan bantuan multilateral ini, maka akan bisa mencukupi kebutuhan 58 juta suntikan untuk anak kelompok usia 12-17 tahun tanpa mengganggu vaksinasi program yang telah ditetapkan sebesar 181 juta.
"Sehingga kita bisa mencukupi kebutuhan 58 juta suntikan tersebut berdasarkan atas apa komunikasi multilateral yang kita lakukan tanpa mengganggu vaksinasi program yang sudah ditetapkan sebesar 181 juta," ucap Dante.
Dante mengatakan hari ini dikeluarkan petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi untuk usia anak 12-17 tahun. "Jadi saya harapkan setelah ini, setelah ada petunjuk teknis pelaksanaan vaksinasi pada anak, vaksinasi pada anak sudah bisa kita lakukan," ucapnya.
Lihat Juga :