Kantongi Izin BPOM, 200.000 Dosis Vaksin Zifivax Siap Didistribusikan
Kamis, 10 November 2022 - 21:33 WIB
loading...
Penandantanganan serah terima hibah sekaligus perintah distribusi vaksin Zifivax dilakukan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) bersama Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian K
A
A
A
JAKARTA - Sebanyak 200.000 dosis vaksin Zifivax siap didistribusikan ke berbagai daerah. Vaksin ini sudah mendapatkan izin BPOM dan mengantongi sertifikasi halal.
Penandantanganan serah terima hibah sekaligus perintah distribusi vaksin Zifivax dilakukan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) bersama Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kamis (10/11/2022).
Hadir dalam penandatanganan itu Direktur Utama PT JBio Drs. Mahendra Suhardono dan Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian, Dina Sintia Pamela bersama jajaran. Baca juga: Kemunculan Varian Baru Covid-19 Ingatkan Masyarakat Segera Vaksin Booster
"PT Jakarta Biopharmaceutical Industry bekerja sama dengan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co., Ltd. memberikan donasi sebanyak 200.000 dosis vaksin Zifivax sebagai bentuk upaya kami dalam membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ,” ujar Mahendra Suhardono di Jakarta, Kamis (10/11/2022).
Vaksin Zifivax ini, kata Mahendra, dapat digunakan, baik untuk dosis primer maupun sebagai dosis booster. “Vaksin Zifivax memiliki keunggulan antara lain memberikan tingkat perlindungan yang baik, efek samping yang ringan dan juga halal,” ujarnya.
Lanjut Mahendra, sebelumnya vaksin Zifivax telah digunakan untuk 4.101 warga Indonesia dalam uji klinis fase III yang dilakukan di Jakarta dan Bandung. Kali ini Zifivax akan digunakan oleh sekitar 200.000 warga sebagai vaksin booster.
Dia mengatakan, untuk bisa menghadirkan vaksin ini, pihaknya bekerja sama dengan BPOM, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri. Baca juga: Covid-19 Melonjak, Kemenkes Ajak Gaungkan Lagi Gerakan Vaksinasi
Penandantanganan serah terima hibah sekaligus perintah distribusi vaksin Zifivax dilakukan PT Jakarta Biopharmaceutical Industry (JBio) bersama Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian Direktorat Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan, Kamis (10/11/2022).
Hadir dalam penandatanganan itu Direktur Utama PT JBio Drs. Mahendra Suhardono dan Direktur Pengelolaan dan Pelayanan Kefarmasian, Dina Sintia Pamela bersama jajaran. Baca juga: Kemunculan Varian Baru Covid-19 Ingatkan Masyarakat Segera Vaksin Booster
"PT Jakarta Biopharmaceutical Industry bekerja sama dengan Anhui Zhifei Longcom Biopharmaceutical Co., Ltd. memberikan donasi sebanyak 200.000 dosis vaksin Zifivax sebagai bentuk upaya kami dalam membantu pemerintah dalam menangani pandemi Covid-19 ,” ujar Mahendra Suhardono di Jakarta, Kamis (10/11/2022).
Vaksin Zifivax ini, kata Mahendra, dapat digunakan, baik untuk dosis primer maupun sebagai dosis booster. “Vaksin Zifivax memiliki keunggulan antara lain memberikan tingkat perlindungan yang baik, efek samping yang ringan dan juga halal,” ujarnya.
Lanjut Mahendra, sebelumnya vaksin Zifivax telah digunakan untuk 4.101 warga Indonesia dalam uji klinis fase III yang dilakukan di Jakarta dan Bandung. Kali ini Zifivax akan digunakan oleh sekitar 200.000 warga sebagai vaksin booster.
Dia mengatakan, untuk bisa menghadirkan vaksin ini, pihaknya bekerja sama dengan BPOM, Kementerian Kesehatan, dan Kementerian Luar Negeri. Baca juga: Covid-19 Melonjak, Kemenkes Ajak Gaungkan Lagi Gerakan Vaksinasi
Lihat Juga :