Anggota DPRD Tantang Wabup Blitar, Buktikan Nyalinya Tutup PT Greenfields
Selasa, 29 Juni 2021 - 15:03 WIB
loading...
A
A
A
Rencana PT Greenfields meluaskan investasi dengan mendirikan Farm 3 di wilayah Kecamatan Doko, juga diminta dihentikan sebelum semua polemik tuntas. Wasis yang juga Wakil Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Blitar berharap ancaman yang dilontarkan wabup bukan gertak sambal.
Baca juga: Batanghari Gempar, Sumur Minyak Ilegal Milik Perangkat Desa Meledak dan Terbakar Hebat
Ancaman penutupan yang ia ingat bukan pertama kalinya diterima PT Greenfields . Pada era pemerintahan Bupati Rijanto, ultimatum serupa juga pernah disampaikan. Termasuk sidak ke lokasi hingga hearing yang melibatkan eksekutif dan legislatif. Namun komitmen tidak membuat pencemaran lingkungan kembali dilanggar.
Wasis tidak ingin kewibawaan pemerintah runtuh dihadapan pemilik modal . Dan akibatnya masyarakat Kabupaten Blitar kehilangan kepercayaan. "Intinya kami menunggu langkah nyata Pak Wabup. Jangan sampai masyarakat menganggap hanya gertak sambal, dan akhirnya mengambil langkah sendiri," tegas Wasis.
Baca juga: Tangis Pecah di Batanghari, Dilindas Truk Nyawa Ibu dan Anak Melayang di Tengah Jalan
Terkait bukti adanya pencemaran sungai yang berpeluang dimainkan, Wasis juga berharap Wabup Blitar membentuk tim khusus. Sebab informasinya petugas dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim dan Pemkab Blitar diduga sengaja mengambil sampel air bersih.
Pengambilan sampel tiba-tiba dilakukan setelah empat hari paska terbitnya surat teguran Bupati Blitar. Di saat itu, PT Greenfields sudah tidak membuang limbah kotoran sapi ke sungai. "Bahkan bila perlu tim khusus melakukan pengawasan 24 jam di lokasi pembuangan limbah," pungkas Wasis.
Baca juga: Batanghari Gempar, Sumur Minyak Ilegal Milik Perangkat Desa Meledak dan Terbakar Hebat
Ancaman penutupan yang ia ingat bukan pertama kalinya diterima PT Greenfields . Pada era pemerintahan Bupati Rijanto, ultimatum serupa juga pernah disampaikan. Termasuk sidak ke lokasi hingga hearing yang melibatkan eksekutif dan legislatif. Namun komitmen tidak membuat pencemaran lingkungan kembali dilanggar.
Wasis tidak ingin kewibawaan pemerintah runtuh dihadapan pemilik modal . Dan akibatnya masyarakat Kabupaten Blitar kehilangan kepercayaan. "Intinya kami menunggu langkah nyata Pak Wabup. Jangan sampai masyarakat menganggap hanya gertak sambal, dan akhirnya mengambil langkah sendiri," tegas Wasis.
Baca juga: Tangis Pecah di Batanghari, Dilindas Truk Nyawa Ibu dan Anak Melayang di Tengah Jalan
Terkait bukti adanya pencemaran sungai yang berpeluang dimainkan, Wasis juga berharap Wabup Blitar membentuk tim khusus. Sebab informasinya petugas dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim dan Pemkab Blitar diduga sengaja mengambil sampel air bersih.
Pengambilan sampel tiba-tiba dilakukan setelah empat hari paska terbitnya surat teguran Bupati Blitar. Di saat itu, PT Greenfields sudah tidak membuang limbah kotoran sapi ke sungai. "Bahkan bila perlu tim khusus melakukan pengawasan 24 jam di lokasi pembuangan limbah," pungkas Wasis.
Lihat Juga :