Tukang Ojek Ini Lulus Cumlaude S2 Unair Berbekal Keinginan ke Paris
Minggu, 27 Juni 2021 - 18:37 WIB
loading...
A
A
A
Memang tak mudah bagi Handy untuk menempuh pendidikanya, lelah dan rasa malas serta kesulitan membagi waktu antara “narik” dan kuliah adalah problem yang sering ia jumpai semasa kuliah. Namun, dia tetap bisa untuk maksimalkan perkuliahanya dengan aktif dalam kelas alih-alih menonaktifkan kameranya dengan dalih sinyal.
“Sesibuk dan semalas apapun, saya tetap mencoba untuk aktif berdiskusi, bertanya, menjawab dalam kelas, baik sebelum dan setelah adanya COVID-19 ini, karena dalam diskusi itulah kita bisa mencetak diri kita baik secara intelektual dan emosional,” imbuhnya.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks dengan PSK di Lapangan Sepakbola, 2 Pemabuk Diamankan Polisi
Ditengah padatnya kesibukan Handy untuk “narik” dan kuliah, ia juga tetap aktif mengikuti organisasi baik internal dan eksternal kampus. Lulusan Terbaik S1 Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut mengungkapkan, semasa studi, ia aktif dalam Lembaga Ilmu Sosial Humaniora dan Bisnis Unair(LISHB), beberapa penelitian dosen serta menjadi pendamping Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
“Sesibuk dan semalas apapun, saya tetap mencoba untuk aktif berdiskusi, bertanya, menjawab dalam kelas, baik sebelum dan setelah adanya COVID-19 ini, karena dalam diskusi itulah kita bisa mencetak diri kita baik secara intelektual dan emosional,” imbuhnya.
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks dengan PSK di Lapangan Sepakbola, 2 Pemabuk Diamankan Polisi
Ditengah padatnya kesibukan Handy untuk “narik” dan kuliah, ia juga tetap aktif mengikuti organisasi baik internal dan eksternal kampus. Lulusan Terbaik S1 Sosiologi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) tersebut mengungkapkan, semasa studi, ia aktif dalam Lembaga Ilmu Sosial Humaniora dan Bisnis Unair(LISHB), beberapa penelitian dosen serta menjadi pendamping Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).
(nic)
Lihat Juga :