Polemik Penunjukan Plh Gubernur Papua, Kepala Suku Laapago: Warga Tak Perlu Demonstrasi
Sabtu, 26 Juni 2021 - 23:24 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Asyik Berhubungan Seks dengan PSK di Lapangan Sepakbola, 2 Pemabuk Diamankan Polisi
"Artinya, penunjukan Plh Gubernur Papua , sudah sesuai dengan kebutuhan pemerintahan, dan memiliki landasan hukum yang jelas, serta sesuai dengan prinsip tata negara. Karena tidak diperbolehkan sebuah pemerintahan mengalami kekosongan kekuasaan," tegasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, Silas Jikwa menegaskan, pengangkatan Sekda Papua sebagai Plh Gubernur Papua , sudah sesuai dengan prosedur. "Apa yang sudah diatur oleh pemerintah, jangan masyarakat ikut campur, karena semua demi kelancaranan pemerintahan di Provinsi Papua," tegasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Pematangsiantar, Pemotor Tabrak Lubang Jalan Tewas Digilas Toronton
Dirinya meminta masyarakat Papua , lebih khusus dari Kabupaten Lanny Jaya, tidak boleh terlibat dalam aksi demonstrasi pada tanggal 28 Juni 2021 mendatang, karena sampai saat ini Gubernur Papua tetap Lukas Enembe. "Jika ada yang ajak untuk demonstrasi, itu artinya setingan politik. Para elit politik yang ingin menggunakan kondisi ini, demi kepentingan politiknya," tegasnya.
"Artinya, penunjukan Plh Gubernur Papua , sudah sesuai dengan kebutuhan pemerintahan, dan memiliki landasan hukum yang jelas, serta sesuai dengan prinsip tata negara. Karena tidak diperbolehkan sebuah pemerintahan mengalami kekosongan kekuasaan," tegasnya.
Sementara itu, tokoh masyarakat Kabupaten Lanny Jaya, Silas Jikwa menegaskan, pengangkatan Sekda Papua sebagai Plh Gubernur Papua , sudah sesuai dengan prosedur. "Apa yang sudah diatur oleh pemerintah, jangan masyarakat ikut campur, karena semua demi kelancaranan pemerintahan di Provinsi Papua," tegasnya.
Baca juga: Tangis Pecah di Pematangsiantar, Pemotor Tabrak Lubang Jalan Tewas Digilas Toronton
Dirinya meminta masyarakat Papua , lebih khusus dari Kabupaten Lanny Jaya, tidak boleh terlibat dalam aksi demonstrasi pada tanggal 28 Juni 2021 mendatang, karena sampai saat ini Gubernur Papua tetap Lukas Enembe. "Jika ada yang ajak untuk demonstrasi, itu artinya setingan politik. Para elit politik yang ingin menggunakan kondisi ini, demi kepentingan politiknya," tegasnya.
Lihat Juga :