Program 1.000 Kilometer Jalan Mantap Duo Amran Capai 50%
Rabu, 23 Juni 2021 - 20:01 WIB
loading...
Bupati Wajo, Amran Mahmud (dua dari kanan) dalam sebuah kunjungan kerja beberapa waktu yang lalu. Foto: Istimewa
A
A
A
WAJO - Program 1.000 kilometer jalan mantap yang dijanjikan Amran Mahmud-Amran saat mencalonkan diri sebagai Bupati dan Wakil Bupati Wajo munujukkan tren positif. Memasuki tahun ketiga sejak dilantik 15 Februari 2019 lalu, program ini mencapai progres hampir 50%.
Bupati Wajo , Amran Mahmud mengatakan, sejak pertama mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Kabupaten Wajo, ia bersama wakilnya diadang dengan berbagai permasalahan kompleks seperti defisit anggaran hingga pandemi Covid-19 .
Baca juga:Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Wajo Terus Digenjot
Namun, sebagai orang yang mendapatkan mandat dari rakyat, Amran mengaku tak putus asa. Sehingga dengan segala upaya, ia berusaha menjalankan amanah untuk membangun Wajo.
"Sejak dilantik kami harus menghadapi defisit dan wabah Covid-19 , namun itu bukan menjadi alasan. Kerja keras dan kemauan keras adalah kuncinya. Andai tak ada penyebaran virus ini, bisa dipastikan berbagai program pemerintah bisa berjalan sesuai perencanaan," ujarnya, Rabu (23/6/2021).
Sejauh ini, di bawah pemerintahan Amran Mahmud-Amran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo telah membangun jalan pada 95 ruas di sejumlah wilayah.
Baca juga:PHI Sebut Ada Alasan Lain Amiruddin Mundur dari Jabatan Sekda Wajo
Sehingga, kata Amran, kondisi jalan yang masuk kategori baik dan mantap kini menjadi sekitar 470 kilometer dari total panjang keseluruhan jalan yang ada di Kabupaten Wajo.
"Alhamdulillah saat ini jalan matap 1.000 kilometer telah rampung sepanjang 470 kilometer, namun kami tidak akan berhenti sampai di sini, program itu harus kami tuntaskan, begitupun program-program yang lain," jelasnya
Tidak hanya itu, sarana infrastruktur lainnya berupa pembangunan jembatan juga terus mendapat perhatian. Tahun 2019 Pemkab Wajo membangun 6 unit jembatan dan tahun 2020 lima unit jembatan. Untuk tahun anggaran 2021, Pemkab Wajo kembali merencanakan pembangunan 10 unit jembatan dengan anggaran sekitar Rp4,7 miliar.
Baca juga:BNI Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Wajo
Amran tak memungkiri jika berbagai pembangunan infrastruktur belum terlalu maksimal akibat pandemi Covid-19 yang harus memaksa pemerintah melakukan refocussing anggaran.
"Memang ada perlambatan progres pembangunan infrastruktur selama ini di hampir semua daerah di Indonesia. Di tengah kondisi tersebut Pemkab Wajo terus berupaya untuk terus menggenjot membangun infrastruktur agar perekonomian masyarakat bisa berjalan, sebab dengan perbaikan infrastruktur terutama jalan dan jembatan bisa mendukung semua sektor. Misalnya pengembangan nilai jual hasil produksi pertanian, pariwisata, dan lainnya," tandasnya.
Bupati Wajo , Amran Mahmud mengatakan, sejak pertama mengemban amanah sebagai orang nomor satu di Kabupaten Wajo, ia bersama wakilnya diadang dengan berbagai permasalahan kompleks seperti defisit anggaran hingga pandemi Covid-19 .
Baca juga:Pembangunan Infrastruktur di Kabupaten Wajo Terus Digenjot
Namun, sebagai orang yang mendapatkan mandat dari rakyat, Amran mengaku tak putus asa. Sehingga dengan segala upaya, ia berusaha menjalankan amanah untuk membangun Wajo.
"Sejak dilantik kami harus menghadapi defisit dan wabah Covid-19 , namun itu bukan menjadi alasan. Kerja keras dan kemauan keras adalah kuncinya. Andai tak ada penyebaran virus ini, bisa dipastikan berbagai program pemerintah bisa berjalan sesuai perencanaan," ujarnya, Rabu (23/6/2021).
Sejauh ini, di bawah pemerintahan Amran Mahmud-Amran, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo telah membangun jalan pada 95 ruas di sejumlah wilayah.
Baca juga:PHI Sebut Ada Alasan Lain Amiruddin Mundur dari Jabatan Sekda Wajo
Sehingga, kata Amran, kondisi jalan yang masuk kategori baik dan mantap kini menjadi sekitar 470 kilometer dari total panjang keseluruhan jalan yang ada di Kabupaten Wajo.
"Alhamdulillah saat ini jalan matap 1.000 kilometer telah rampung sepanjang 470 kilometer, namun kami tidak akan berhenti sampai di sini, program itu harus kami tuntaskan, begitupun program-program yang lain," jelasnya
Tidak hanya itu, sarana infrastruktur lainnya berupa pembangunan jembatan juga terus mendapat perhatian. Tahun 2019 Pemkab Wajo membangun 6 unit jembatan dan tahun 2020 lima unit jembatan. Untuk tahun anggaran 2021, Pemkab Wajo kembali merencanakan pembangunan 10 unit jembatan dengan anggaran sekitar Rp4,7 miliar.
Baca juga:BNI Jalin Kerja Sama dengan Pemkab Wajo
Amran tak memungkiri jika berbagai pembangunan infrastruktur belum terlalu maksimal akibat pandemi Covid-19 yang harus memaksa pemerintah melakukan refocussing anggaran.
"Memang ada perlambatan progres pembangunan infrastruktur selama ini di hampir semua daerah di Indonesia. Di tengah kondisi tersebut Pemkab Wajo terus berupaya untuk terus menggenjot membangun infrastruktur agar perekonomian masyarakat bisa berjalan, sebab dengan perbaikan infrastruktur terutama jalan dan jembatan bisa mendukung semua sektor. Misalnya pengembangan nilai jual hasil produksi pertanian, pariwisata, dan lainnya," tandasnya.
(luq)
Lihat Juga :