Perhatian! Berita ini memuat konten dewasa.
Apakah anda sudah berusia 17 tahun atau lebih?

Kediri Gempar, Pesepeda Asal Blitar Mendadak Tewas Saat Sarapan Nasi Pecel

loading...
Kediri Gempar, Pesepeda Asal Blitar Mendadak Tewas Saat Sarapan Nasi Pecel
Seorang pesepeda asal Blitar mendadak tewas saat mencicipi nasi pecel usai bersepeda dan beristirahat di warung nasi pecel di Kediri, Minggu (20/6/2021). Foto: Ilsutrasi/SINDONews
KEDIRI - Usai bersepeda (gowes) , seorang laki laki berinisial RN warga Desa Bakung, Kecamatan Udanawu, Kabupaten Blitar , yang beristirahat di warung nasi pecel di wilayah Kecamatan Wates Kabupaten Kediri, dia mendadak tewas . Baru tiga suapan nasi pecel, RN tiba tiba tumbang.

"Saat dicek petugas, yang bersangkutan sudah meninggal dunia," ujar Kapolsek Wates Polres Kediri AKP Suhariyanta kepada wartawan Minggu (20/6/2021).

Baca juga: Sopir Asal Madura Meninggal Mendadak dalam Truk Saat Antri

RN mengayuh sepeda dari Udanawu menuju Wates Kabupaten Kediri. Di wilayah Kabupaten Blitar, Kecamatan Udanawu berada paling ujung barat utara.

Sementara Wates Kabupaten Kediri berada di kawasan menuju Gunung Kelud. Sesampai di Wates, RN langsung mendatangi warung pecel. "Yang bersangkutan mampir untuk beristirahat," kata Suhariyanta. RN langsung memesan seporsi nasi pecel dan teh hangat. Ia duduk di atas kursi panjang.

Baca juga: Rawan Banjir, Peta Rawan Bencana Bertebaran di Kawasan Semburan Lumpur Lapindo



Suasana di warung yang menjadi langganan pesepeda itu, sontak heboh. Baru tiga suapan nasi pecel, RN tiba tiba tidak sadarkan diri. Hasil pemeriksaan petugas medis di lokasi kejadian, RN sudah meninggal dunia. Jenazahnya langsung dievakuasi ke puskesmas setempat.

Menurut Suhariyanta, kematian korban diduga akibat serangan jantung. Sebab dari keterangan keluarga, yang bersangkutan memiliki riwayat pengidap penyakit jantung. Dari visum klinis juga tidak ditemukan tanda bekas kekerasan. Dalam peristiwa yang terjadi pihak keluarga menerima sebagai musibah.

"Kematian yang bersangkutan diduga karena serangan jantung," pungkas Suhariyanta.
(nic)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top