COVID-19 di Rembang Menggila, Seluruh Ruang Isolasi Kewalahan Tampung Pasien
Sabtu, 19 Juni 2021 - 00:07 WIB
loading...
A
A
A
"Persediaan bed di ruang isolasi sudah penuh. Meski demikian kami imbau masyarakat yang membutuhkan pelayanan di sini tidak perlu takut. Sudah ada prosedur ketat pembedaan antara pasien COVID-19 dan non COVID-19 ," tuturnya.
Jatnika menambahkan, manajemen rumah sakit sedang membahas kemungkinan penambahan ruang isolasi, menyikapi peningkatan penderita COVID-19 di Kabupaten Rembang. "Sedang kita diskusikan secara internal. Kalau terealisasi, pasti akan kami sampaikan tembusannya kepada Dinas Kesehatan setempat," tandasnya.
Baca juga: Blitar Gawat! Selama 3 Hari 9 Pasien COVID-19 Meninggal Dunia
Kondisi lebih parah terjadi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, rumah sakit milik pemerintah yang berada di Desa Kabongan Kidul, Rembang. Dari total 181 tempat tidur, semua sudah penuh. Bahkan enam orang pasien , masih berada di ruang isolasi IGD, sambil menunggu pasien lain di ruang isolasi pulang.
Kepala Seksi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno, Tabah Tohamik mengakui lonjakan COVID-19 di bulan Juni ini, begitu luar biasa dan sangat cepat. Angka kematian pun juga meningkat pesat. "Semula ada tiga ruangan kita buka, ini sudah menjadi 12 ruangan kita fungsikan sebagai ruang isolasi. 25 tempat tidur ICU dan 156 isolasi khusus," kata Tabah.
Baca juga: Bali Gempar, Wanita Ini Asyik Tonton Suaminya Memperkosa Keponakannya Sendiri
Jatnika menambahkan, manajemen rumah sakit sedang membahas kemungkinan penambahan ruang isolasi, menyikapi peningkatan penderita COVID-19 di Kabupaten Rembang. "Sedang kita diskusikan secara internal. Kalau terealisasi, pasti akan kami sampaikan tembusannya kepada Dinas Kesehatan setempat," tandasnya.
Baca juga: Blitar Gawat! Selama 3 Hari 9 Pasien COVID-19 Meninggal Dunia
Kondisi lebih parah terjadi di RSUD dr. R. Soetrasno Rembang, rumah sakit milik pemerintah yang berada di Desa Kabongan Kidul, Rembang. Dari total 181 tempat tidur, semua sudah penuh. Bahkan enam orang pasien , masih berada di ruang isolasi IGD, sambil menunggu pasien lain di ruang isolasi pulang.
Kepala Seksi Informasi RSUD dr. R. Soetrasno, Tabah Tohamik mengakui lonjakan COVID-19 di bulan Juni ini, begitu luar biasa dan sangat cepat. Angka kematian pun juga meningkat pesat. "Semula ada tiga ruangan kita buka, ini sudah menjadi 12 ruangan kita fungsikan sebagai ruang isolasi. 25 tempat tidur ICU dan 156 isolasi khusus," kata Tabah.
Baca juga: Bali Gempar, Wanita Ini Asyik Tonton Suaminya Memperkosa Keponakannya Sendiri
Lihat Juga :