Keluarga Korban Tabrak Lari di Wajo Sebut Belum Terima SP2HP

Kamis, 17 Juni 2021 - 07:40 WIB
loading...
Keluarga Korban Tabrak...
Keluarga dari korban tabrak lari di Kabupaten Wajo, mengaku belum menerima dari pihak Satlantas Polres Wajo. Foto: Ilustrasi
A A A
WAJO - Keluarga dari korban tabrak lari di Kabupaten Wajo, mengaku belum menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyelidikan (SP2HP) dari Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Wajo , atas kasus yang menewaskan pengendara motor bernama Engki di Desa Lamata, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sulsel, yang terjadi pada 5 Mei 2021 lalu.

Istri dari almarhum Engki, Riska mengatakan, sejak peristiwa kecelakaan maut yang dialami suaminya, Satlantas Polres Wajo belum pernah memberikan informasi terkait perkembangan hasil dari penyelidikan.

Bahkan SP2HP yang menjadi hak pelapor sampai saat ini belum ia terima. Padahal dalam Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2009 tentang Pengawasan dan Pengendalian Penanganan Perkara Pidana di Lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia, pasal 39 ayat 1, menjamin akuntabilitas dan transparansi penyidikan.

Baca Juga: Kasus Tabrak Lari di Wajo, Keluarga Korban Minta Pelaku Segera Ditangkap

Penyidik wajib memberikan SP2HP kepada pihak pelapor baik diminta atau tidak diminta secara berkala paling sedikit sekali setiap bulan.

"Seingat kami surat yang ada dari kepolisian cuman surat keterangan kecelakaan (Laporan Polisi_red), itupun kami minta di kantor polisi sebagai syarat pencairan Jasa Raharja. Kalau terkait surat SP2HP kami belum terima sama sekali, padahal ini kejadiannya sudah sebulan lebih," ujar Riska kepada SINDOnews, Rabu (16/6/2021).

Dari pengakuan Riska, ia baru mendapatkan informasi dari pihak Satlantas Polres Wajo, usai pemberitaan di media massa mulai ramai, itu pun hanya melalui sambungan telepon.

"Kalau tidak salah empat hari lalu saya ditelpon sama pihak kepolisian. Itupun hanya ditanya soal saksi ditempat kejadian. Setelah itu kami tidak tahu lagi apa perkembangannya," tuturnya.

Baca Juga: Satlantas Polres Wajo Akui Kesulitan Ungkap Kasus Tabrak Lari di Desa Lamata

Pengamat Hukum di Kabupaten Wajo , Sudirman berpendapat, SP2HP merupakan surat perkembangan yang menjadi hak bagi keluarga korban untuk mengetahui perkembangan hasil penyelidikan atas kasus kecelakaan maut.

Pihak kepolisian pun mendapat sorotan karena belum memberikan SP2HP yang merupakan surat pemberitahuan perkembangan kasus.

"SP2HP tentu menjadi hak pelapor, kalau SP2HP tidak ada bisa jadi sejak awal sampai saat ini polisi tidak bisa memberikan informasi perkembangan dan itu bisa saja diartikan polisi tidak bekerja," katanya.

Sudirman berharap, agar pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus tabrak lari di Desa Lamata dan memberikan kepastian hukum untuk keluarga korban.

"Harus segera dituntaskan agar memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban," sambungnya.

Sementara Kasat Lantas Polres Wajo, AKP Hasanang sekali lagi memilih bungkam dalam menanggapi kasus tabrak yang menewaskan Engki pada 5 Mei 2021 lalu.

Baca Juga: Berusaha Kabur dari Polisi, Pencuri Hewan Ternak di Wajo Ditembak
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Alasan Polisi Tak Tahan...
Alasan Polisi Tak Tahan Pengemudi Pajero Penabrak Pedagang Buah di Jaktim meski Jadi Tersangka
Polisi Gelar Perkara...
Polisi Gelar Perkara Kasus Pajero Tabrak Tukang Buah di Jaktim
Polisi Buru Sopir Pajero...
Polisi Buru Sopir Pajero yang Tabrak Lari Pedagang Buah di Jaktim
Kronologi Polisi Tewas...
Kronologi Polisi Tewas Jadi Korban Tabrak Lari di Cengkareng
Lakukan Aktivitas Seksual...
Lakukan Aktivitas Seksual Sambil Bawa Mobil, Mahasiswa Tabrak Pejalan Kaki hingga Tewas
Viral Bule Arogan Nyaris...
Viral Bule Arogan Nyaris Diamuk Massa usai Tabrak Lari di Sanur, Tokoh Bali Meradang
Pengemudi Diduga Tabrak...
Pengemudi Diduga Tabrak Lari, Mobil Ringsek Diamuk Massa di Jaktim
Fakta Baru, Bocah Tewas...
Fakta Baru, Bocah Tewas di Tol Cijago Berkebutuhan Khusus dan Sempat Ingin Beli Balon Tiup
Polisi Amankan Pengemudi...
Polisi Amankan Pengemudi Mobil Terkait Penemuan Bocah Tewas di Tol Cijago Depok
Rekomendasi
Jepang Pesta Gol, Tunisia...
Jepang Pesta Gol, Tunisia Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Wabah Flu Serang Pangkalan...
Wabah Flu Serang Pangkalan AS, 159 Tentara Jatuh Sakit
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Kasus Pemuda Tewas di...
Kasus Pemuda Tewas di Selokan Mustikajaya: 4 Orang Ditangkap, Motif Digali Polisi
Dukung Rumah Pastori...
Dukung Rumah Pastori GPdI Eklesia Amban, Kemenag Komitmen Pembangunan Sarana Keagamaan
Aktivitas Gunung Anak...
Aktivitas Gunung Anak Krakatau Meningkat, Masyarakat Diimbau Waspada
Pemerintah Paksa Daerah...
Pemerintah Paksa Daerah Hentikan Open Dumping Sampah dengan Skema Stick and Carrot
Data BNPB: Karhutla...
Data BNPB: Karhutla di 2 Provinsi Hanguskan 8,3 Hektare Lahan
Infografis
Ngonten di Depan Rumah...
Ngonten di Depan Rumah Korban Kebakaran LA, Uya Kuya Bakal Diperiksa MKD
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved