Dunia Dalam Ancaman COVID-19, Bikers Brotherhood 1% MC Indonesia Serukan Perdamaian Umat
Senin, 14 Juni 2021 - 12:49 WIB
loading...
A
A
A
Pegi menegaskan, agar nilai-nilai persaudaraan tetap terjaga di tengah keprihatinan dunia saat ini, sudah saatnya semua pihak bergandengan tangan memperkuat persaudaraan untuk memulihkan kondisi dunia yang terpuruk akibat pandemi.
"Dalam kondisi seperti ini, sudah seharusnya kami selalu bergandengan tangan dengan seluruh lapisan masyarakat. Kunci menghadapi tuntutan zaman di era globalisasi dan digital di tengah pandemi ini adalah persaudaraan ," tegas Pegi dalam keterangan resminya yang diterima Senin (14/6/2021).
Baca juga: Menyerbu Hutan, Prajurit Kopassus Lakukan Serangan Mematikan Terhadap KKB
Pegi juga menyatakan, BB1%MC Indonesia tidak bisa tinggal diam dan terus bergerak untuk mengembalikan kondisi yang terdampak oleh pandemi, khususnya dari sisi ekonomi dan pendidikan. Namun, kata Pegi, pihaknya tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karenanya, BB1%MC mengajak semua pihak mengambil bagian untuk bergerak bersama dengan rasa persaudaraan .
"Kami sangat perlu bantuan pihak-pihak lain serta stake holder terkait. Rasanya sangat berat jika kami hanya berjalan sendiri tanpa merangkul semua lapisan masyarakat," tegasnya. Baca juga: 66 Orang Positif COVID-19 Saat Gelar Hajatan, Tracing Diperluas Hingga Keluarga Besan
Menurut Pegi, selama pandemi melanda, BB1%MC telah melakukan sejumlah upaya dalam mengatasi pandemi, mulai dari memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan hingga sembako bagi masyarakat yang terdampak mulai dari Sumatra hingga Papua.
"Dalam kondisi seperti ini, sudah seharusnya kami selalu bergandengan tangan dengan seluruh lapisan masyarakat. Kunci menghadapi tuntutan zaman di era globalisasi dan digital di tengah pandemi ini adalah persaudaraan ," tegas Pegi dalam keterangan resminya yang diterima Senin (14/6/2021).
Baca juga: Menyerbu Hutan, Prajurit Kopassus Lakukan Serangan Mematikan Terhadap KKB
Pegi juga menyatakan, BB1%MC Indonesia tidak bisa tinggal diam dan terus bergerak untuk mengembalikan kondisi yang terdampak oleh pandemi, khususnya dari sisi ekonomi dan pendidikan. Namun, kata Pegi, pihaknya tidak bisa berjalan sendiri. Oleh karenanya, BB1%MC mengajak semua pihak mengambil bagian untuk bergerak bersama dengan rasa persaudaraan .
"Kami sangat perlu bantuan pihak-pihak lain serta stake holder terkait. Rasanya sangat berat jika kami hanya berjalan sendiri tanpa merangkul semua lapisan masyarakat," tegasnya. Baca juga: 66 Orang Positif COVID-19 Saat Gelar Hajatan, Tracing Diperluas Hingga Keluarga Besan
Menurut Pegi, selama pandemi melanda, BB1%MC telah melakukan sejumlah upaya dalam mengatasi pandemi, mulai dari memberikan bantuan alat pelindung diri (APD) untuk tenaga kesehatan hingga sembako bagi masyarakat yang terdampak mulai dari Sumatra hingga Papua.
Lihat Juga :