Viral Transjakarta Melaju di Jalurnya Kena Tilang ETLE, Ini Penjelasan Polisi
Selasa, 15 April 2025 - 20:38 WIB
loading...
Polisi buka suara merespons kabar bus Transjakarta yang viral lantaran terkena tilang ETLE. FOTO/DOK.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Polisi buka suara merespons kabar bus Transjakarta yang viral lantaran terkena tilang ETLE . Padahal, bus itu berjalan di jalur Transjakarta.
Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menjelaskan sistem ETLE mendeteksi pelanggaran melalui nomor polisi kendaraan. Dengan demikian, sistem tak mendeteksi jenis kendaraan apa yang melanggar
"Jadi nomor polisi ini pada saat kendaraan itu masuk busway, melintas terobos lampu merah, sistem ini mendeteksi si pelanggaran itu, bukan kendaraan itu, kendaraannya apa," kata Argo kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).
Karenanya, jika tilang ETLE ditemukan tidak sesuai, maka ada mekanisme konfirmasi. Mekanisme itu memungkinkan agar tilang bisa dianulir.
"Sehingga kemarin kenapa ada ambulans, di situlah ada sistem mekanisme konfirmasi, jadi tinggal konfirmasi ETLE-nya dianulir, dibatalkan," katanya.
Meski demikian, menurut Argo, ada kemungkinan ETLE merekam sang sopir Transjakarta yang bermain handphone. Argo juga menyebut tilang bisa jadi merekam penumpang yang tidak menggunakan seat belt.
Wadirlantas Polda Metro Jaya, AKBP Argo Wiyono menjelaskan sistem ETLE mendeteksi pelanggaran melalui nomor polisi kendaraan. Dengan demikian, sistem tak mendeteksi jenis kendaraan apa yang melanggar
"Jadi nomor polisi ini pada saat kendaraan itu masuk busway, melintas terobos lampu merah, sistem ini mendeteksi si pelanggaran itu, bukan kendaraan itu, kendaraannya apa," kata Argo kepada wartawan, Selasa (15/4/2025).
Karenanya, jika tilang ETLE ditemukan tidak sesuai, maka ada mekanisme konfirmasi. Mekanisme itu memungkinkan agar tilang bisa dianulir.
"Sehingga kemarin kenapa ada ambulans, di situlah ada sistem mekanisme konfirmasi, jadi tinggal konfirmasi ETLE-nya dianulir, dibatalkan," katanya.
Meski demikian, menurut Argo, ada kemungkinan ETLE merekam sang sopir Transjakarta yang bermain handphone. Argo juga menyebut tilang bisa jadi merekam penumpang yang tidak menggunakan seat belt.
Lihat Juga :