Kadis Kominfo Bantah Ada 5 Dokter RSUD Padangsidimpuan Mundur

Senin, 20 April 2020 - 11:36 WIB
loading...
Kadis Kominfo Bantah...
RSUD Kota Padangsidimpuan.(Foto/SINDnews/Dok)
A A A
PADANGSIDIMPUAN - Kasus lima dokter spesialis RSUD Kota Padangsidimpuan yang mengundurkan diri disebabkan belum dibayarkannya uang insentif selama tiga bulan viral di dunia maya, disanggah Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkot Padangsidimpuan, Kamis (16/4/2020).

Surat nomor 011/324/2020, tanggal 16 April 2020 ditandatangani Kadis Kominfo Padangsidimpuan Islahuddin Nasution. Dalam surat itu disebutkan, berita Senin 13 April 2020 dengan judul “5 Dokter Spesialis Memundurkan Diri”, dianggap tidak benar, sesuai klarifikasi Plt RSUD Padangsidimpuan no:44/3006/IV/2020, ditandatangani Plt Dirut RSUD Kota Padangsidimpuan, dr.Hj. Tety Rumondang Harahap.

Dalam surat penjelasan yang disampaikan kepada Wali Kota Padangsidimpuan tertanggal 14 April 2020, Plt Dirut RSUD Padangsidimpuan, alasan para dokter, diantaranya dikarenakan alasan pribadi, menunggu kontrak kerjasama, disebabkan status PNS, sudah pensiun PNS.

Mengenai insentif, Tety Rumondang mengatakan, seluruh gaji dokter RSUD Kota Padangsidimpuan dilakukan penyesesuaian dan telah disepakati RSUD dan Komite Medik.

Pembayaran tertunda karena proses administrasi, RSUD sebagai BLUD mengelola secara mandiri keuangan sesuai ketentuan dan dalam waktu dekat akan direalisasikan. (BACA JUGA: Uang Insentif Tidak Dibayar, 5 Dokter Spesialis di RSUD Sidimpuan Mundur)

Insentif gugus tugas percepatan Covid-19 Kota Padangsidimpuan juga sudah ditampung, tapi masih belum dalam proses tahapan sesuai ketentuan.

Dalam surat ini, Kadis Kominfo menilai pemberitaaan ini mengakibatkan kegaduhan di tengah pencegahan Covid-19, apalagi RSUD Kota Padangsidimpuan merupakan rumah sakit rujukan 7 Kabupaten.

Sehingga pemberitaan yang dilansir berdampak terhadap kepercayaan masyarakat maupun pemerintah daerah. Oleh karena itu, Pemkot Padangsidimpuan melayangkan bantahan sesuai mekanisme UU Pers.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, RSUD Kota Padangsidimpuan terus dirundung masalah. Setelah fasilitas tak lengkap, dan sejumlah Tenaga Harian Lepas (THL) belum dibayarkan, kini giliran 5 dokter spesialis yang mengundurkan diri karena uang insentif selama tiga bulan tak dibayarkan.

Kelima dokter yang mengundurkan diri masing-masing Dr.Musbar,Sp. OG, Dr.Romi,Sp.OG (Konsultan Onkologi), Dr.Novi Rahmi Asroel, Sp.KK, Dr. Fauzi Fahmi,Sp.B, Dr.Yessi,Sp.PA.

"Alasannya mereka mundur karena uang insentif selama berbulan bulan tidak disalurkan," kata Direktur RSUD Kota Padang Sidempuan Tetty Rumondang, Senin (13/4/2020).

Padahal kata Tetty, keberadaan para dokter spesialis ini merupakan salah satu persyaratan RSUD kota Padangsidimpuan untuk menunjang SDM penanganan virus Corona (Covid-19), karena RSUD Padangsidimpuan, ditetapkan sebagai rujukan untuk penanganan pasien Covid-19.

"Untuk kenaikan akreditasi, keberadaan dokter spesialis juga menjadi syarat. Padahal, rencananya rumah sakit ini akan diusahakan menjadi akreditasi B," terangnya.

Dijelaskannya, sesuai dengan kesepakatan dengan para dokter spesialis, uang insentif yang akan mereka terima setiap bulan sebanyak Rp20 juta. Dan kesepakatan itu juga sudah disetujui oleh Wali Kota Padangsidimpuan dan Badan Keuangan Daerah
(vit)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tak Takut Masuknya Dokter...
Tak Takut Masuknya Dokter Asing, Ketua IDI: Dokter Jatim Berkualitas
IDI Jatim dan 5 Organisasi...
IDI Jatim dan 5 Organisasi Profesi Tolak RUU Omnibus Law Kesehatan
5 Dokter dan 1 Tokoh...
5 Dokter dan 1 Tokoh Masyarakat Terima Penghargaan IDI Award 2022
Bayi Tewas Akibat Persalinan...
Bayi Tewas Akibat Persalinan Normal Macet, IDI Sesalkan Langkah Hukum Polisi terhadap RSUD Jombang
Gubernur Aceh Harapkan...
Gubernur Aceh Harapkan Muktamar IDI ke-31 Lahirkan Inovasi dalam Dunia Kesehatan
Dokter di Medan Diduga...
Dokter di Medan Diduga Suntikkan Vaksin Kosong, IDI: Kita Bina
Ketum IDI Dorong Peningkatan...
Ketum IDI Dorong Peningkatan Anggaran Kesehatan
7 Perguruan Tinggi Suarakan...
7 Perguruan Tinggi Suarakan Kolegium Dokter Indonesia Tak Diambil Alih Pemerintah
IDI dan Organisasi Masyarakat...
IDI dan Organisasi Masyarakat Desak Pemerintah Perkuat Pengendalian Konsumsi Zat Adiktif
Rekomendasi
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Said Iqbal Bakal Dilantik...
Said Iqbal Bakal Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan Sore Ini
Harga Emas Dibuka Naik...
Harga Emas Dibuka Naik Rp5 Ribu ke Rp2.743.000 per Gram, Intip Rinciannya
Berita Terkini
Melejit Bersama Holding...
Melejit Bersama Holding Ultra Mikro, Warung Sembako di Semarang Ini Sukses Dongkrak Ekonomi Keluarga
Tertibkan Parkir Liar...
Tertibkan Parkir Liar di Jakarta, Dishub-Satpol PP Kerahkan 600 Personel Gabungan
Bantu Orang Tua Siswa,...
Bantu Orang Tua Siswa, Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga
Viral Paspor Ditemukan...
Viral Paspor Ditemukan Berserakan di Jalan, Imigrasi Gelar Investigasi
BMKG: Peringatan Dini...
BMKG: Peringatan Dini Tsunami Akibat Gempa M7,7 di Filipina Berakhir
Tsunami Tercatat di...
Tsunami Tercatat di 9 Wilayah Indonesia Pascagempa M7,7 di Filipina
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved