Pengadaan Mesin PCR Ditegur Menkes, Kasus Meninggal dan Positif di Blitar Meningkat
Kamis, 03 Juni 2021 - 03:07 WIB
loading...
ilustrasi
A
A
A
BLITAR - Di tengah polemik pengadaan mesin PCR yang disoal Menteri Kesehatan, kasus kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Blitar terus bertambah. Tiga orang pada Rabu (2/6), dinyatakan meninggal dunia akibat COVID-19. Ketiganya adalah warga Kecamatan Selopuro, Kecamatan Talun dan Kecamatan Garum.
Secara akumulatif angka kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Blitar menjadi 605 kasus. "Pasien yang konfirm yang meninggal hari ini tiga orang," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Eko Wahyudi dalam keterangan rilisnya Rabu (2/6/2021). Laju kasus COVID-19 di Kabupaten Blitar relatif tinggi.
Baca juga: Ternyata Tarif Potong Rambut Picu Inflasi di Jawa Timur pada Mei 2021
Selain tiga orang meninggal dunia, pada Rabu (2/6) ini juga terdapat tambahan 10 kasus positif baru. Mereka merupakan warga Kecamatan Wates, Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Sanankulon, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Kademangan dan Kesamben. Sebagian besar terpapar COVID-19 dari klaster yang belum diketahui.
Secara akumulatif, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar hingga 2 Juni 2021 menjadi 5.759 kasus. "Tambahan kasus konfirm (positif) hari ini 10," kata Eko. Rilis kasus COVID-19 juga menyebut jumlah warga Kabupaten Blitar yang sudah menjalani swab test PCR. Secara akumulatif sebanyak 27.612 orang. Sebanyak 5.738 diantaranya positif dan 21.874 negatif.
Secara akumulatif angka kematian akibat COVID-19 di Kabupaten Blitar menjadi 605 kasus. "Pasien yang konfirm yang meninggal hari ini tiga orang," ujar Juru Bicara Tim Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Blitar Eko Wahyudi dalam keterangan rilisnya Rabu (2/6/2021). Laju kasus COVID-19 di Kabupaten Blitar relatif tinggi.
Baca juga: Ternyata Tarif Potong Rambut Picu Inflasi di Jawa Timur pada Mei 2021
Selain tiga orang meninggal dunia, pada Rabu (2/6) ini juga terdapat tambahan 10 kasus positif baru. Mereka merupakan warga Kecamatan Wates, Kecamatan Wonodadi, Kecamatan Sanankulon, Kecamatan Gandusari, Kecamatan Kademangan dan Kesamben. Sebagian besar terpapar COVID-19 dari klaster yang belum diketahui.
Secara akumulatif, jumlah kasus positif COVID-19 di Kabupaten Blitar hingga 2 Juni 2021 menjadi 5.759 kasus. "Tambahan kasus konfirm (positif) hari ini 10," kata Eko. Rilis kasus COVID-19 juga menyebut jumlah warga Kabupaten Blitar yang sudah menjalani swab test PCR. Secara akumulatif sebanyak 27.612 orang. Sebanyak 5.738 diantaranya positif dan 21.874 negatif.
Lihat Juga :