Takbir Keliling Berkumandang Sambut Hari Kemenangan
Sabtu, 23 Mei 2020 - 21:27 WIB
loading...
Warga Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, melakukan takbir keliling desa menyambut Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1441 H. Foto/SINDOnews/Yuswantoro
A
A
A
MALANG - Imbauan untuk mengurangi kegiatan di luar rumah, akibat pandemi COVID-19, dan adanya pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Malang Raya, belum sepenuhnya ditaati oleh masyarakat.
(Baca juga: Sambut Lebaran, Jumlah Positif COVID-19 Jatim Bertambah 466 )
Bahkan, sejumlah warga di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, masih ada yang nekat menggelar takbir keliling. Menggunakan mobil pikap terbuka, dengan perlengkapan pengeras suara, mereka berkeliling desa mengumandangkan takbir menyambut hari kemenangan.
Bukan hanya orang dewasa. Sejumlah anak-anak juga turut menggelar takbir di luar rumah sambil membawa truck mini yang dilengkapi alat pengeras suara. Mereka tidak keliling desa, hanya berada di depan rumahnya masing-masing sambil menyalakan alat pengeras suara.
![Takbir Keliling Berkumandang Sambut Hari Kemenangan]()
"Tidak dibuat untuk keliling. Hanya berhenti di depan rumah, sambil menyalakan pengeras suara," ujar Nanda Saputra (9), yang turut membawa truk mini lengkap dengan alat pengeras suaranya, Sabtu (23/5/2020).
Sementara menurut Sekretaris Desa Pandanlandung, Bagus Sadewa, Pemerintah Desa Pandanlandung, sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurangi kegiatan berkerumun di luar rumah.
(Baca juga: Sambut Lebaran, Jumlah Positif COVID-19 Jatim Bertambah 466 )
Bahkan, sejumlah warga di Desa Pandanlandung, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang, masih ada yang nekat menggelar takbir keliling. Menggunakan mobil pikap terbuka, dengan perlengkapan pengeras suara, mereka berkeliling desa mengumandangkan takbir menyambut hari kemenangan.
Bukan hanya orang dewasa. Sejumlah anak-anak juga turut menggelar takbir di luar rumah sambil membawa truck mini yang dilengkapi alat pengeras suara. Mereka tidak keliling desa, hanya berada di depan rumahnya masing-masing sambil menyalakan alat pengeras suara.

"Tidak dibuat untuk keliling. Hanya berhenti di depan rumah, sambil menyalakan pengeras suara," ujar Nanda Saputra (9), yang turut membawa truk mini lengkap dengan alat pengeras suaranya, Sabtu (23/5/2020).
Sementara menurut Sekretaris Desa Pandanlandung, Bagus Sadewa, Pemerintah Desa Pandanlandung, sudah mengeluarkan imbauan agar masyarakat mengurangi kegiatan berkerumun di luar rumah.
Lihat Juga :